Skip to content
  Thursday 13 August 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Cove Carstens: Ketika Hunian Urban Berubah Menjadi Sebuah Gaya Hidup

August 13, 2026 Lifestyle, Headline, Home & Living, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

Cove Carstens: Ketika Hunian Urban Berubah Menjadi Sebuah Gaya Hidup

Di tengah pertumbuhan Gading Serpong dan BSD sebagai kawasan urban baru, Cove Carstens menawarkan lebih dari sekadar ruang tinggal. Menggabungkan privasi, fleksibilitas, desain, fasilitas, teknologi, dan komunitas, konsep co-living ini mencoba menjawab kebutuhan generasi urban yang semakin dinamis.

Bagi masyarakat urban masa kini, memilih tempat tinggal tidak lagi semata-mata tentang berapa luas kamar, seberapa strategis lokasinya, atau berapa harga sewanya. Fleksibilitas, desain interior, fasilitas, teknologi, hingga kesempatan untuk membangun relasi sosial mulai menjadi bagian dari pertimbangan.

Perubahan tersebut melahirkan konsep co-living—sebuah model hunian yang mempertemukan ruang privat dengan fasilitas bersama dan pengalaman komunitas.

Di Gading Serpong, Tangerang, konsep tersebut hadir melalui Cove Carstens, sebuah hunian yang menempati ruang di antara kos eksklusif, apartemen, serviced residence, dan hospitality.

Konsep co-living yang ditawarkan Cove tidak berhenti pada bagaimana seseorang menempati sebuah kamar, melainkan bagaimana ruang tersebut menjadi bagian dari pengalaman hidup yang lebih luas.

Lokasinya yang terintegrasi dengan kawasan komersial serta berada tidak jauh dari BSD membuat Cove Carstens menawarkan bukan hanya tempat untuk tinggal, tetapi juga akses terhadap ekosistem urban yang semakin berkembang.

Menurut Citra Rufina, Marketing Manager Cove Carstens, pendekatan berbasis komunitas memang telah menjadi bagian dari DNA Cove sejak awal.

“Konsepnya memang awalnya berdasarkan dari community. Jadi sebenarnya kalau community living itu sharing space. Fasilitasnya bukan cuma unit kamar saja, tapi juga ada fasilitas bersama seperti working space dan area komunal.”

Dengan demikian, konsep co-living yang ditawarkan Cove tidak berhenti pada bagaimana seseorang menempati sebuah kamar, melainkan bagaimana ruang tersebut menjadi bagian dari pengalaman hidup yang lebih luas.

Bukan Sekadar Kos Eksklusif

Co-living kerap dipersepsikan sebagai versi lebih premium dari kos. Padahal, konsep ini memiliki cakupan yang jauh lebih luas.  Secara bentuk, co-living dapat hadir dalam berbagai jenis properti—mulai dari apartemen, landed house, kondominium, villa hingga guest house. Yang membedakannya bukan semata bentuk bangunan, melainkan bagaimana properti tersebut dikelola dan pengalaman seperti apa yang ditawarkan kepada penghuninya.

Di Cove Carstens, penghuni mendapatkan unit yang telah fully furnished, Wi-Fi, housekeeping, serta pilihan masa sewa yang relatif fleksibel.

“Persewaannya fleksibel, mau per minggu, per hari atau per bulan,” jelas Citra.

Fleksibilitas inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat yang tidak ingin terikat kontrak hunian konvensional dalam jangka panjang. Bagi seseorang yang baru pindah kota, profesional yang sedang menjalani penugasan, business traveler, maupun mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara, model seperti ini memberikan ruang gerak yang lebih besar.

Dirancang untuk Profesional Urban

Cove Carstens menyasar segmen pasar menengah atas hingga high-end. Di Gading Serpong, salah satu kelompok yang menjadi target utama adalah profesional muda dan kalangan eksekutif.

“Kalau ngomongin pricing memang sudah lumayan high. Jadi targetnya lebih ke high-end market. Kalau area sini, Gading Serpong, lebih banyak eksekutif muda, working professional, mungkin manager ke atas,” ujar Citra lagi.

Dalam hunian modern, desain cantik memang penting. Namun, bagi Cove, estetika tidak boleh hadir dengan mengorbankan fungsi.

Karakter kawasan menjadi salah satu alasan. Gading Serpong berkembang menjadi kawasan dengan ekosistem lifestyle yang semakin lengkap. Sementara BSD yang berada tidak jauh dari kawasan tersebut memiliki sejumlah pusat bisnis dan perkantoran, termasuk Green Office Park dan Foresta.

Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan hunian yang tidak hanya bersifat residensial, tetapi juga mendukung mobilitas profesional. Karena itu, penghuni Cove Carstens dapat berasal dari mereka yang membutuhkan tempat tinggal untuk jangka menengah dan panjang hingga profesional yang datang ke kawasan tersebut untuk kepentingan pekerjaan.

Dari Business Trip hingga Weekend Escape

Untuk penyewaan harian, spektrum penghuninya menjadi lebih beragam. Traveler, business traveler, hingga mereka yang membutuhkan akomodasi untuk akhir pekan menjadi bagian dari pasar Cove Carstens. Bahkan, kehadiran travel content creator turut membuka fungsi baru bagi properti semacam ini. Hunian tidak lagi hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman visual dan konten perjalanan.

Posisi Cove Carstens di Gading Serpong turut memperkuat daya tarik tersebut. Beragam restoran, kafe, tempat hangout, pusat hiburan, dan destinasi lifestyle tersedia di kawasan sekitar. Kedekatannya dengan BSD pun memperluas pilihan aktivitas yang dapat dinikmati penghuni maupun tamu. Dengan kata lain, Cove Carstens tidak hanya menawarkan kamar. Ia menawarkan akses terhadap sebuah kawasan dan gaya hidup urban.

Empat Karakter Ruang, Empat Kebutuhan

Pilihan unit menjadi bagian penting dari pengalaman tinggal di Cove Carstens, yakni:

  • Untuk penyewaan harian, salah satu pilihannya adalah tipe studio berukuran sekitar 35 meter persegi dengan harga sekitar Rp655 ribu per malam, dengan harga tersebut disebut sudah net.
  • Tersedia pula tipe one bedroom dengan luas sekitar 55 meter persegi, dengan harga sekitar Rp825 ribu per malam sebelum diskon.
  • Sementara itu, tipe studio plus memiliki luas sekitar 43 meter persegi dengan harga mulai sekitar Rp1,1 juta per malam sebelum diskon.

Luas unit tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan kamar hotel konvensional, terutama bagi penghuni yang membutuhkan ruang lebih lapang untuk bekerja maupun beraktivitas. Untuk penyewaan bulanan, harga dimulai dari sekitar Rp5,5 juta per bulan untuk tipe studio.

Menariknya, karakter visual unit juga disesuaikan dengan kebutuhan penghuninya. Unit harian membawa nuansa tropikal dengan sentuhan holiday vibe, sementara unit bulanan mengarah pada gaya Scandinavian dan semi-industrial yang lebih sederhana, fungsional, dan nyaman untuk penggunaan jangka panjang.

Ketika Estetika Bertemu Fungsi

Dalam hunian modern, desain cantik memang penting. Namun, bagi Cove, estetika tidak boleh hadir dengan mengorbankan fungsi.

Citra menjelaskan bahwa tim desain berusaha mempertemukan kedua aspek tersebut sejak awal proses perancangan.

“Dua-duanya kita nggak kompromis. Jadi bukan cuma estetik bagus, tapi sebenarnya fungsinya nggak ada. Dari head of design kita selalu mendesain dari kombinasi fungsionalitas dan estetik.”

Pendekatan tersebut membuat desain Cove tidak semata-mata mengejar tren. Ketimbang menciptakan ruang yang hanya menarik secara visual, desain diarahkan agar tetap relevan dalam jangka panjang—sebuah pendekatan yang diharapkan dapat diterima lintas generasi, termasuk Milenial dan Gen Z.

Detail-detail yang terkadang terlihat sederhana pun mendapat perhatian: posisi stop kontak, pencahayaan, meja kerja hingga pemilihan furnitur. Hal ini semakin relevan karena kamar atau unit hunian kini kerap berubah fungsi menjadi ruang kerja.

Bagi profesional urban, tempat tinggal dapat menjadi kantor mini, ruang meeting informal, sekaligus ruang untuk beristirahat. Karena itu, desain harus mampu mengikuti ritme kehidupan penghuninya.

Teknologi yang Membuat Tinggal Lebih Praktis

Pengalaman tinggal di Cove Carstens juga diperkuat oleh teknologi. Sejumlah unit telah menggunakan smart key, sehingga akses menjadi lebih praktis bagi penghuni. Di luar ruang privat, tersedia pula fasilitas bersama seperti swimming pool, gym, dan ruang meeting.

Untuk penghuni bulanan, ruang meeting bahkan dapat digunakan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa tambahan biaya penggunaan. Kombinasi fasilitas tersebut semakin mempertegas posisi Cove di antara sejumlah kategori hunian—mulai dari apartemen, serviced residence, hotel hingga kos modern. Namun, ada satu elemen yang membuat konsep Cove memiliki karakter berbeda: komunitas.

Covee: Ketika Penghuni Menjadi Sebuah Komunitas

Bagi Cove, komunitas bukan sekadar fasilitas tambahan.

Melalui Covee, penghuni dari berbagai properti Cove dapat terhubung dalam sebuah ekosistem yang lebih luas. Interaksi berlangsung melalui aplikasi Cove dan WhatsApp group. Di dalamnya, penghuni dapat memperoleh informasi, berinteraksi, berbagi pengalaman, sekaligus mendapatkan berbagai benefit eksklusif.

Cove juga menjalin kerja sama dengan sejumlah brand untuk menghadirkan voucher maupun penawaran khusus bagi penghuni. Tetapi komunitas tidak berhenti di dunia digital.

Berbagai aktivitas offline digelar dengan tema yang berganti-ganti. Mulai dari olahraga, wellness seperti yoga, hingga kegiatan kreatif seperti baking, memasak, dan aktivitas seni.

“Biasanya kita rotasi. Misalnya ada yang hobinya sport, ada yang wellness, yoga, atau yang lebih ke creative art, baking, masak. Kita ganti-ganti biasanya tiap minggu konsepnya,” tutur Citra.

Konsep tersebut menawarkan keseimbangan yang menarik: penghuni memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, tetapi tetap dapat mempertahankan privasi di ruang tinggal masing-masing. Pada akhirnya, komunitas bukan sesuatu yang diwajibkan. Ia menjadi pilihan—sebuah ruang sosial yang dapat dimasuki ketika penghuni menginginkannya.

Pengalaman tinggal di Cove Carstens juga diperkuat oleh teknologi. Sejumlah unit telah menggunakan smart key, sehingga akses menjadi lebih praktis bagi penghuni. Di luar ruang privat, tersedia pula fasilitas bersama seperti swimming pool, gym, dan ruang meeting.

6.300 Kamar dan Ekspansi yang Terus Berjalan

Skala bisnis Cove menunjukkan bahwa konsep co-living semakin mendapatkan tempat dalam perkembangan hunian urban Indonesia. Menurut Citra, Cove saat ini mengoperasikan sekitar 6.300 kamar di seluruh Indonesia, dengan sekitar 70 persen di antaranya masih terkonsentrasi di Jakarta.

Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah properti Cove yang cukup besar, disusul Jakarta Pusat. Namun, ekspansi Cove di luar Jakarta tidak dilakukan dengan satu formula yang sama. Setiap kawasan memiliki karakter dan kebutuhan pasar yang berbeda.

Di BSD, misalnya, kebutuhan terhadap hunian bulanan cukup kuat karena kedekatannya dengan kawasan perkantoran. Sementara di Karawaci, Cove mengembangkan konsep yang juga menyasar mahasiswa dan profesional muda, termasuk unit dengan desain mezzanine yang lebih dekat dengan karakter generasi muda. Hal tersebut memperlihatkan bahwa co-living pada akhirnya bukan sebuah produk yang seragam. Konsepnya harus mampu beradaptasi dengan demografi, karakter kawasan, mobilitas, dan kebutuhan penghuninya.

Di Balik Layar: Cove sebagai Operator Properti

Pengalaman yang dirasakan penghuni merupakan hasil dari sebuah model bisnis yang mempertemukan Cove dengan pemilik properti. Pada Cove Carstens, pemilik properti menyediakan aset serta menangani sejumlah aspek terkait infrastruktur dan pemeliharaan gedung. Sementara Cove mengambil peran pada operasional yang berhubungan langsung dengan penghuni, termasuk housekeeping, marketing, sales, dan pengelolaan pengalaman tinggal.

Cove sendiri memiliki dua model kerja sama, yakni management service dan franchise. Dalam model management service, Cove mengambil peran lebih besar dalam operasional properti. Sementara pada model franchise, pemilik properti dapat menjalankan operasionalnya sendiri dengan memanfaatkan dukungan Cove, terutama dalam aspek marketing, sales, serta pengembangan bisnis lainnya.

Model tersebut membuka peluang bagi pemilik aset yang telah memiliki properti dan tim operasional, tetapi membutuhkan dukungan dalam membangun pemasaran, jaringan, serta brand experience.

Tinggal di Tengah Ekosistem Carstens

Salah satu keunggulan Cove Carstens terletak pada lokasinya yang terintegrasi dengan kawasan komersial. Penghuni tidak hanya mendapatkan akses terhadap fasilitas di dalam properti, tetapi juga dapat menikmati berbagai aktivitas, kuliner, hiburan, dan event yang berlangsung di kawasan tersebut.

Dukungan berupa voucher maupun promosi juga dapat diberikan kepada penghuni melalui pihak Carstens. Integrasi semacam ini mengubah cara kita memandang sebuah hunian. Pintu kamar bukan lagi batas terakhir pengalaman tinggal. Di luar gedung terdapat restoran, kafe, aktivitas komunitas, pusat hiburan, dan berbagai event yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hunian akhirnya terhubung dengan ekosistem kota.

Membaca Masa Depan Co-Living Indonesia

Perkembangan Cove Carstens memperlihatkan perubahan yang lebih besar dalam cara masyarakat urban memandang tempat tinggal.

Untuk penghuni bulanan, ruang meeting bahkan dapat digunakan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa tambahan biaya penggunaan. 

Bagi profesional muda, hunian ideal mungkin tidak selalu berupa apartemen dengan kontrak panjang. Bagi traveler, kamar hotel belum tentu menyediakan ruang dan fasilitas yang dibutuhkan. Sementara bagi generasi muda, tempat tinggal semakin dituntut memiliki karakter visual, konektivitas, fasilitas, fleksibilitas, sekaligus peluang untuk membangun pengalaman sosial.

Co-living mencoba mempertemukan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Penghuni tetap mendapatkan privasi melalui unit masing-masing, tetapi pada saat yang sama memiliki akses terhadap ruang bersama, fasilitas, teknologi, dan komunitas.

Di tengah pertumbuhan kawasan seperti Gading Serpong dan BSD, model hunian semacam ini menjadi menarik untuk diperhatikan. Bukan semata karena menawarkan cara baru menyewa tempat tinggal, tetapi karena mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat urban itu sendiri.

Tempat tinggal perlahan tidak lagi hanya menjadi tempat untuk pulang. Ia menjadi bagian dari cara seseorang bekerja, bersosialisasi, beristirahat, dan menjalani kehidupan. Dan di titik itulah Cove Carstens mencoba mengambil posisi: menghadirkan hunian yang mempertemukan ruang, fleksibilitas, desain, teknologi, fasilitas, dan komunitas dalam satu pengalaman hidup urban. (SMS|Foto: SMS & Dok. Cove Carstenzs)

apartemen Gading Serpongco-living Gading Serpongco-living Indonesiaco-living untuk Gen Z dan milenialCove CarstensCove Carstens Gading SerpongCove Indonesiahunian eksklusif Gading Serponghunian fleksibel Jakartahunian untuk profesional mudakos eksklusif Gading Serpongserviced apartment Gading Serpongsewa apartemen Gading Serpong
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

The New Asha Assuncao: Ketika Sebuah Wajah Lama Menemukan Momennya

August 11, 2026
Popular categories
  • What's On277
  • Headline84
  • Fashion81
  • Business80
  • Lifestyle75
  • Health67
  • Beauty64
  • Profile18
  • Uncategorized5
  • Events3

Cove Carstens: Ketika Hunian Urban Berubah Menjadi Sebuah Gaya Hidup

August 13, 2026

The New Asha Assuncao: Ketika Sebuah Wajah Lama Menemukan Momennya

August 11, 2026

BMHS Hadirkan Bunda Parenting Convention 2026, Perkuat Peran Keluarga Dukung Tumbuh Kembang Anak di Era Modern

August 10, 2026

MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Umumkan Para Pemenang, Bawa Talenta Seni Tanah Air ke Panggung Asia Tenggara

August 10, 2026

À la Rencontre de la Beauté: Menyusuri Harsa, Laboratorium Kebahagiaan LAKON Indonesia

August 10, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

10 Atlet Voli Tercantik Dunia

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA