Buttonscarves Perkuat Ekspansi ke Türkiye, Bangun Koneksi Lewat Budaya dan Fashion
Dari kehadiran di platform e-commerce Trendyol hingga peluncuran pengalaman eksklusif di Istanbul, brand asal Indonesia ini memperluas jangkauan internasional dengan mengedepankan identitas desain, relevansi budaya, dan kolaborasi lintas komunitas.
Memasuki pasar internasional tidak cukup hanya dengan membawa produk ke negara baru. Bagi sebuah brand fashion, memahami karakter konsumen, membangun kedekatan dengan komunitas lokal, serta menemukan titik temu antara identitas merek dan budaya setempat menjadi bagian penting dari perjalanan ekspansi jangka panjang.
Pendekatan tersebut tercermin dalam langkah Buttonscarves memperkuat kehadirannya di Türkiye, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan internasional di luar Asia Tenggara. Brand yang berdiri pada 2016 dan merupakan bagian dari Modinity Group ini mulai memperluas jangkauannya melalui akses digital, pengenalan koleksi yang terinspirasi dari Istanbul, serta keterlibatan langsung dengan komunitas fashion dan kreatif setempat.

Berangkat dari identitas yang dikenal melalui koleksi scarf, Buttonscarves kini berkembang menjadi brand lifestyle dengan portofolio yang mencakup ready-to-wear, tas, footwear, dan aksesori. Signature prints, monogram ikonik, craftsmanship yang detail, serta storytelling di balik koleksi menjadi elemen yang membentuk karakter desainnya. Di Türkiye, identitas tersebut diperkenalkan melalui pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada upaya membangun hubungan yang relevan dengan pasar lokal.
Memperluas Akses Digital, Mendekatkan Brand dengan Konsumen Türkiye
Setelah memulai kehadiran digitalnya di Türkiye pada awal 2026, Buttonscarves memperluas akses konsumen lokal melalui Trendyol, salah satu platform e-commerce terkemuka di negara tersebut. Koleksi brand juga tersedia melalui situs resminya di buttonscarves.com.tr. Kehadiran pada kedua kanal tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk Buttonscarves kepada konsumen Türkiye sekaligus membuka akses yang lebih mudah terhadap koleksinya. Namun, ekspansi digital bukan satu-satunya pendekatan yang ditempuh.
Buttonscarves juga membangun interaksi langsung dengan komunitas fashion dan kreatif setempat, memberikan kesempatan bagi konsumen serta figur industri untuk mengenal identitas visual dan perspektif kreatif brand secara lebih dekat. Strategi yang menggabungkan kanal digital dan keterlibatan langsung ini memperlihatkan dua dimensi penting dalam ekspansi internasional: memperluas akses terhadap produk sekaligus membangun pemahaman mengenai karakter pasar yang dituju.
Bagi brand yang membawa identitas dari satu kawasan budaya ke kawasan lainnya, keduanya dapat saling melengkapi. Kanal digital memperluas jangkauan, sementara interaksi langsung membuka ruang untuk percakapan, pertukaran perspektif, dan pengenalan brand yang lebih personal.
Dari Trendyol Influencer Fest hingga Sofra in Istanbul
Upaya memperkuat hubungan dengan komunitas lokal berlanjut melalui partisipasi Buttonscarves dalam Trendyol Influencer Fest 2026 pada 25 September 2026. Acara tersebut dihadiri sekitar 2.000 peserta dari komunitas influencer dan kreatif Türkiye.

Sebagai satu-satunya brand fashion yang terpilih untuk berpartisipasi, Buttonscarves memperkenalkan produk, identitas visual, dan perspektif fashion-nya kepada audiens yang lebih luas. Keterlibatan ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan karakter brand kepada figur kreatif yang memiliki kedekatan dengan perkembangan tren dan budaya fashion setempat.
Dua hari kemudian, pada 27 September, Buttonscarves melanjutkan rangkaian aktivitasnya melalui Sofra in Istanbul, sebuah pertemuan eksklusif di Çırağan Palace Kempinski Istanbul. Acara ini mempertemukan influencer fashion dan lifestyle, pemilik brand, serta sejumlah figur ternama di Türkiye. Para tamu berkesempatan mengenal koleksi Buttonscarves secara langsung, berinteraksi dengan tim brand, serta memahami perspektif kreatif yang melatarbelakangi pengembangan produknya.
Pemilihan Istanbul sebagai lokasi pertemuan turut memberikan konteks tersendiri. Kota yang menjadi inspirasi salah satu koleksi Buttonscarves tersebut menjadi latar bagi perkenalan brand dengan komunitas lokal, sekaligus memperkuat keterkaitan antara cerita di balik koleksi dan pengalaman yang dihadirkan kepada para tamu.
Lebih dari sekadar agenda pengenalan produk, Sofra in Istanbul menjadi bagian dari upaya membangun relasi yang berkelanjutan dengan komunitas fashion Türkiye dan membuka peluang keterlibatan maupun kolaborasi pada masa mendatang.
Istanbul Series: Menerjemahkan Inspirasi Budaya ke dalam Bahasa Desain Kontemporer
Salah satu elemen penting dalam pendekatan Buttonscarves di Türkiye adalah Istanbul Series, koleksi yang mengambil inspirasi dari karakter arsitektur dan warisan visual Istanbul. Ornamen floral Ottoman, detail arsitektur, serta tekstur lembut menjadi sumber inspirasi yang diterjemahkan ke dalam bahasa desain kontemporer khas Buttonscarves. Melalui koleksi ini, elemen budaya tidak hanya menjadi latar cerita, tetapi juga bagian dari proses pembentukan identitas visual produk.
Kehadiran Istanbul Series di pasar Türkiye memberikan dimensi tambahan dalam perjalanan internasional brand. Konsumen lokal diperkenalkan pada interpretasi kreatif Buttonscarves terhadap kota yang memiliki posisi penting dalam inspirasi koleksi tersebut, sementara brand tetap mempertahankan ciri desain yang membedakannya.
Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana storytelling dapat berperan dalam membangun hubungan antara produk dan pasar. Sebuah koleksi tidak hanya dipahami melalui bentuk, motif, atau fungsi, tetapi juga melalui cerita dan referensi budaya yang melatarbelakanginya. Dan bagi Buttonscarves, Istanbul Series menjadi salah satu medium untuk mempertemukan identitas kreatif brand dengan inspirasi lokal, tanpa kehilangan karakter desain yang telah dibangun sejak awal.

Türkiye Bukan Sekadar Pasar Baru
Bagi Buttonscarves, hubungan dengan Türkiye bukanlah sesuatu yang dimulai tahun ini. Sekitar tiga tahun sebelumnya, brand tersebut telah hadir dalam Istanbul Modest Fashion Week untuk memperkenalkan koleksi, bertemu dengan komunitas setempat, dan mempelajari karakter pasar. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang kini berkembang melalui kanal digital, aktivitas komunitas, dan pengenalan koleksi yang terinspirasi dari Istanbul.
Mifthahul Jannah, Creative Director Buttonscarves, menegaskan bahwa memahami konteks lokal merupakan bagian penting dari proses memperkenalkan brand ke pasar baru.
“Memasuki market baru bukan hanya tentang memperkenalkan sebuah brand, tetapi juga tentang memahami masyarakat, budaya, dan komunitas kreatif di dalamnya,” ujar Mifthahul.
Ia menambahkan bahwa berbagai aktivitas di Türkiye dirancang untuk memperkenalkan Buttonscarves tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui perspektif fashion, bahasa visual, dan nilai-nilai yang membentuk brand. Menurutnya, interaksi langsung dengan komunitas lokal memungkinkan Buttonscarves membangun koneksi yang lebih personal dan relevan dengan pasar yang dituju.
Perspektif tersebut sejalan dengan pendekatan ekspansi yang tidak semata-mata mengandalkan distribusi produk. Memahami konteks budaya dan membangun hubungan dengan komunitas setempat dapat menjadi bagian dari proses membangun kehadiran brand dalam jangka panjang.
Sementara Linda Anggrea, CEO Modinity Group, juga memandang Türkiye sebagai bagian dari perjalanan yang memiliki makna lebih luas daripada sekadar perluasan pasar.
“Türkiye bukan sekadar market baru bagi kami. Istanbul adalah kota yang mempertemukan berbagai dunia, Timur dan Barat, warisan budaya dan modernitas, budaya dan perdagangan,” ujar Linda.
Ia melihat adanya kesamaan nilai antara komunitas Indonesia dan Türkiye, termasuk kecintaan terhadap keluarga, keramahan, keyakinan, kreativitas, dan fashion. Kesamaan tersebut menjadi salah satu landasan bagi Buttonscarves untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan komunitas setempat.
“Kami hadir bukan hanya untuk memperkenalkan Buttonscarves kepada Türkiye, tetapi juga untuk mendengarkan, belajar, dan membangun hubungan yang tulus. Kami berharap dapat membawa Buttonscarves lebih dekat dengan Türkiye, sekaligus membuka kesempatan untuk memperkenalkan brand, talenta, dan kreativitas Türkiye kepada Asia Tenggara. Atau mungkin, kita dapat menciptakan sesuatu yang benar-benar baru bersama,” tambah Linda.
Pernyataan tersebut memperlihatkan arah hubungan yang ingin dibangun Modinity Group: tidak berhenti pada pengenalan produk Indonesia ke pasar luar negeri, tetapi juga membuka ruang pertukaran kreativitas dan potensi kolaborasi dua arah.

Membangun Kehadiran Global dengan Perspektif Lokal
Rangkaian aktivitas Buttonscarves di Türkiye mencerminkan pendekatan ekspansi yang menggabungkan distribusi digital, pengenalan koleksi berbasis storytelling, serta interaksi langsung dengan komunitas fashion dan lifestyle. Setiap pendekatan memiliki peran berbeda. Kanal e-commerce memberikan akses terhadap produk, koleksi Istanbul Series memperkenalkan identitas kreatif melalui inspirasi budaya, sementara berbagai pertemuan dengan komunitas membuka ruang untuk membangun hubungan di luar transaksi komersial.
Ke depan, tantangan ekspansi internasional tidak hanya terletak pada kemampuan sebuah brand memasuki pasar baru, tetapi juga pada bagaimana mempertahankan identitas sekaligus memahami kebutuhan dan karakter masyarakat setempat. Melalui penguatan kehadirannya di Türkiye, Buttonscarves melanjutkan perjalanan internasional dengan membawa karakter desain yang telah membentuk identitasnya, sembari membuka ruang bagi dialog dan kolaborasi lintas budaya.
Langkah ini juga mencerminkan peluang yang lebih luas bagi brand fashion Indonesia untuk memperkenalkan kreativitas lokal ke pasar global. Bukan dengan meninggalkan identitas asal, melainkan dengan membangun relevansi melalui pemahaman budaya, pengalaman konsumen, dan hubungan yang tumbuh bersama komunitas setempat. (SMS|Foto: Dok. Buttonscarves)
