Skip to content
  Saturday 18 July 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Panorama Haute Couture Asia Tenggara dari AFDS, Imajinasi Mendalam dan Tak Takut Definisikan Ulang Tradisi

July 27, 2025 Fashion
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS) yang terdiri dari para desainer negara-negara Asia Tenggara menampilkan karya busananya di festival mode dan gaya hidup, JF3 2025 di Summarecon Mall Kelapa Gading pada 26 Juli 2025.

Masuki dunia di mana warisan kuno, kebanggaan nasional, dan fantasi puitis bersatu. Storyboard mode tinggi ini menjelajahi keanggunan tenang sutra Laos, simbolisme ikonik gajah Thailand, dan pesona magis dongeng hutan Vietnam. Setiap cerita terungkap seperti bab dari epik modern—unik, namun terjalin harmonis dalam perayaan bersama akan identitas, keanggunan, dan pembaruan.

 

The Whisper of Silk (Laos) – Bandid Lasavong

Cerita ini dimulai dengan keheningan—keheningan yang anggun dan sarat dengan warisan. Model-model melintas di atas catwalk dengan siluet yang terinspirasi dari keanggunan ‘old money’, dijahit dari sutra Laos yang dianyam tangan.

Palet warnanya sederhana: ivory, champagne, antique gold, and soft jade. Detail-detailnya merupakan contoh sempurna dari keahlian tangan—motif klasik yang dihidupkan kembali dengan bordir benang emas, aksen mutiara yang halus, dan potongan yang terstruktur, mencerminkan keanggunan vintage. Ini adalah “kemewahan yang tenang” dalam bentuk terbaiknya — percaya diri, tenang, dan sarat budaya. Setiap tampilan berbisik tentang warisan kaya seni Laos, diinterpretasikan ulang untuk bangsawan abadi masa kini.

The Pulse of Pride (Thailand) – Pitnapat Yotinratanachai

Kecepatan meningkat. Dari ketenangan muncul kekuatan. Identitas Thailand meledak melalui motif gajah yang berani dan tak terbantahkan, diinterpretasikan bukan sekadar cetakan, melainkan sebagai bentuk patung dan narasi visual. Embossing bergaya gajah pada kulit, bentuk gading abstrak pada aksesori logam, dan jubah yang mengalir meniru gerakan makhluk megah ini mendominasi koleksi. Warna berubah menjadi royal sapphire, onyx, and sunlit bronze yang diterangi matahari.

Potongan busana berani, dengan sudut tajam dan lipatan tak terduga yang mengingatkan pada arsitektur Thailand kuno dan teknik avant-garde modern. Hasilnya kuat dan tak terlupakan—penghormatan yang berani terhadap semangat Thailand, diabadikan dalam bahasa desain yang tak akan dilupakan dunia.

The Dream Enchanted (Vietnam) – Nicky Vu

Senja mulai turun dan dunia berubah menjadi magis. Terinspirasi ‘A Midsummer Night’s Dream’, bab Vietnam adalah mimpi yang ethereal, fantasi Shakespearean bertemu dengan keanggunan feminin Vietnam. Brokat, tulle, dan hiasan halus mekar seperti bunga liar. Siluet mengalir seperti cahaya bulan dan beberapa melekat pada bentuk, yang lain melayang dalam awan kain transparan yang membentang. Tweed dan denim menambahkan tekstur dan kejutan, menanamkan keajaiban dalam kenyataan. Warna pistachio, kuning mentega, dan putih porselen berkilau di samping nuansa gelap biru senja dan obsidian. Ini adalah perpaduan antara lembut dan kuat, romantis dan bijaksana—sebuah dongeng dengan sentuhan kejam.

Finale: A Unified Tapestry

Adegan akhir menyatukan ketiga cerita menjadi satu klimaks visual yang megah. Siluet megah Laos, drama simbolis Thailand, dan keajaiban magis Vietnam berjalan berdampingan, bukan sebagai kontras, tetapi sebagai pelengkap. Bersama-sama, mereka membentuk panorama haute couture Asia Tenggara: mendalam, tak terbatas imajinasinya, dan tak takut untuk mendefinisikan ulang apa yang dimaksud dengan tradisi di era modern. (Red. Elmediora | Foto: Dok. JF3)

AFDSASEAN Fashion Designers ShowcaseBandid LasavongHaute Couture Asia TenggaraMendefinisikan Ulang TradisiNicky VuPitnapat Yotinratanachai
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

JF3 Fashion Festival 2026: Ketika Fashion Tak Lagi Sekadar Runway, Melainkan Ekosistem Masa Depan

July 3, 2026
Popular categories
  • What's On239
  • Business73
  • Headline68
  • Fashion66
  • Lifestyle66
  • Health63
  • Beauty62
  • Profile17
  • Uncategorized5
  • Events3

Rahasia Kulit Glowing Ayu Dewi Ternyata Bukan Dimulai dari Skin Booster, Melainkan Satu Ritual yang Tak Pernah Dilewatkan

July 14, 2026

FREEDEEM 81 Kembali Hadir, JHL Collection Rayakan Enam Tahun Perjalanan dengan Pengalaman Menginap yang Lebih Bermakna

July 14, 2026

More Than You Think: Menjelajahi Wajah Baru Kuliner Nusantara di Meja Social Garden

July 13, 2026

Australia’s Coral Coast, Destinasi Wisata Terbaik Australia 2026  

July 10, 2026

Ketika Cahaya Menjadi Bahasa Arsitektur: Menjelajahi “The Matter of Light” di IndoBuildTech 2026

July 9, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

Rahasia Kulit Glowing Ayu Dewi Ternyata Bukan Dimulai dari Skin Booster, Melainkan Satu Ritual yang Tak Pernah Dilewatkan

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA