Skip to content
  Saturday 13 June 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

APTRINDO Menegaskan: Transisi Efisiensi Energi Listrik di Sektor Logistik Menjadi Harapan Baru dan Tantangan Besar Arah Kebijakan Indonesia

April 10, 2026 Business, Automotive, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

APTRINDO Menegaskan: Transisi Efisiensi Energi Listrik di Sektor Logistik Menjadi Harapan Baru dan Tantangan Besar Arah Kebijakan Indonesia

Transisi energi di sektor logistik Indonesia, khususnya truk listrik, menawarkan penghematan besar dan efisiensi nasional. Inilah peluang, tantangan regulasi, serta arah kebijakan Pemerintah ke depannya.

Ketum APTRINDO Gemilang Tarigan: “Jumlah truk di Indonesia mencapai sekitar 6,4 juta unit. Namun yang berusia di bawah 5 tahun hanya sekitar 21 persen..”

Di tengah dinamika global yang kian cepat dan penuh ketidakpastian, sektor energi dan logistik Indonesia menghadapi tekanan besar. Fluktuasi harga energi, disrupsi rantai pasok, hingga tuntutan penurunan emisi mendorong pemerintah mempercepat transisi energi, termasuk di sektor transportasi.

Salah satu fokus yang mulai mengemuka adalah elektrifikasi kendaraan logistik, khususnya truk. Sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus meningkatkan efisiensi ekonomi nasional. Di balik fokus pada kendaraan listrik, sektor truk justru menyimpan persoalan sekaligus peluang terbesar.

Dari sisi konsumsi energi, truk merupakan pengguna BBM paling boros:

  • Sepeda motor: 1:40–1:50
  • Mobil pribadi: 1:10–1:15
  • Truk logistik: sekitar 1:2,5

Dengan jutaan unit yang beroperasi, kontribusi truk terhadap konsumsi BBM nasional sangat signifikan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Gemilang Tarigan pada acara seminar bertajuk “Transformasi Logistik Indonesia: Peran Truk Listrik Di Masa Depan Transportasi” di Hall B JIExpo Kemayoran Jakarta (Kamis 9 April 2026), mengatakan bahwa kondisi armada truk nasional saat ini juga menjadi tantangan tersendiri.

“Jumlah truk di Indonesia mencapai sekitar 6,4 juta unit. Namun yang berusia di bawah 5 tahun hanya sekitar 21 persen. Bahkan, sekitar 65 persen berusia di atas 20 tahun,” ujar Gemilang Tarigan pada acara seminar bertajuk “Transformasi Logistik Indonesianya.

Ia menambahkan, hanya sebagian kecil truk yang memenuhi standar laik operasi, termasuk di kawasan strategis seperti pelabuhan. Kondisi ini memperkuat urgensi peremajaan armada sekaligus transisi menuju kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Hingga Februari 2026, pemerintah mencatat telah membangun ribuan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia.

Hal yang sama disampaikan Pemerintah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga terus mendorong transformasi energi nasional menuju kemandirian dan keberlanjutan. Melalui pesan Menteri ESDM yang disampaikan perwakilannya, bahwa perubahan struktural di sektor transportasi terus dilakukan.

“Ketergantungan terhadap BBM mulai dikurangi, penggunaan biofuel didorong, dan adopsi kendaraan listrik dipercepat. Pemerintah juga membangun ekosistemnya, mulai dari industri baterai, infrastruktur pengisian, hingga layanan pendukung,” ujar Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan ESDM Ahmad Amirudin.

Hingga Februari 2026, pemerintah mencatat telah membangun ribuan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia, yang akan terus diperluas untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha.

Peluang Besar: Efisiensi dan Dampak Lingkungan

Elektrifikasi truk dinilai dapat menjadi solusi strategis untuk berbagai persoalan tersebut.

Selain mengurangi emisi karbon, truk listrik juga menawarkan keunggulan:

  • Biaya operasional lebih rendah dibandingkan BBM
  • Perawatan lebih sederhana
  • Harga energi lebih stabil

Jika diterapkan secara luas, elektrifikasi sektor ini berpotensi memberikan penghematan besar terhadap konsumsi energi nasional serta menekan beban subsidi pemerintah.

Tantangan Nyata: Regulasi hingga Infrastruktur

Meski potensinya besar, implementasi truk listrik di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala.

Salah satu yang paling krusial adalah regulasi yang belum sinkron di lapangan. Pelaku usaha menilai, berbagai aturan teknis dan operasional belum sepenuhnya mendukung karakteristik kendaraan listrik.

“Masalahnya bukan hanya teknologi. Hal-hal kecil dalam regulasi justru sering menjadi penghambat utama operasional,” kata Gemilang.

Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, serta dukungan kebijakan yang tepat, truk listrik berpotensi menjadi tulang punggung baru dalam sistem logistik nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Selain itu, tantangan lain meliputi:

  • Infrastruktur pengisian daya yang belum merata
  • Kebutuhan investasi awal yang masih tinggi
  • Standar teknis kendaraan listrik yang belum seragam

Kondisi ini membuat pelaku usaha masih bersikap hati-hati dalam melakukan adopsi secara masif.

Subsidi Energi: Perlu Arah Baru

Di tengah upaya percepatan kendaraan listrik, muncul dorongan agar kebijakan subsidi energi lebih tepat sasaran.

Selama ini, insentif kendaraan listrik lebih banyak diarahkan pada kendaraan roda dua. Padahal, dari sisi konsumsi energi, sektor logistik memiliki dampak yang jauh lebih besar.

Pelaku usaha mengusulkan agar sebagian subsidi BBM secara bertahap dialihkan untuk mendukung kendaraan listrik, termasuk truk.

“Jika subsidi dialihkan, penghematan negara bisa lebih besar, transisi energi bisa lebih cepat, dan dampak lingkungan lebih terasa,” ujar Gemilang.

Namun, ia menekankan bahwa kebijakan tersebut harus dirancang secara hati-hati agar tetap menjaga keseimbangan dan tidak menimbulkan dampak sosial.

Transformasi Tidak Sekadar Teknologi

Transisi menuju truk listrik juga menuntut perubahan menyeluruh dalam ekosistem logistik.

Selain kendaraan, diperlukan:

  • Model bisnis baru, seperti skema baterai
  • Pelatihan ulang pengemudi dan teknisi
  • Integrasi sistem digital untuk efisiensi operasional

Digitalisasi, misalnya, dapat mengurangi perjalanan kosong truk yang selama ini menjadi sumber inefisiensi dalam rantai pasok.

Optimisme dengan Catatan

Di tengah berbagai tantangan, pelaku usaha tetap menyatakan dukungannya terhadap pengembangan truk listrik di Indonesia. Industri bahkan mulai menunjukkan langkah konkret, termasuk pembangunan fasilitas produksi dalam negeri.

Namun, mereka menegaskan bahwa keberhasilan transisi ini sangat bergantung pada:

  • Kepastian regulasi
  • Kejelasan arah kebijakan subsidi
  • Percepatan pembangunan infrastruktur

Tanpa itu, potensi besar sektor ini dikhawatirkan sulit terealisasi secara optimal. Truk listrik menawarkan peluang strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan efisiensi energi dan mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak hanya soal teknologi, melainkan juga menyangkut regulasi, infrastruktur, dan kebijakan fiskal. Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, serta dukungan kebijakan yang tepat, truk listrik berpotensi menjadi tulang punggung baru dalam sistem logistik nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. (SMS | Foto: SMS)

APTRINDOefisiensi logistikenergi terbarukanGemilang Tariganindustri transportasi Indonesiainsfrastruktur chargingkebijakan energikendaraan listrik logistikKetum APTRINDOPLN EVsubsidi BBMtransisi energi Indonesiatruk listrik Indonesia
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

ArtMoments Jakarta 2026 Perkuat Posisi Jakarta sebagai Pusat Seni Kontemporer Asia Tenggara

June 6, 2026
Popular categories
  • What's On205
  • Business67
  • Fashion62
  • Health59
  • Beauty56
  • Headline55
  • Lifestyle53
  • Profile14
  • Uncategorized5
  • Events3

ArtMoments Jakarta 2026 Perkuat Posisi Jakarta sebagai Pusat Seni Kontemporer Asia Tenggara

June 6, 2026

Elara Skin Indonesia Hadirkan Teknologi EXO3 untuk Pengalaman Skincare yang Lebih Personal

June 6, 2026

ION Water Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness dan Gaya Hidup Sehat di Indonesia

June 5, 2026

Alzheimer dan Demensia: Memahami Penyakit yang Menggerus Ingatan serta Cara Mencegahnya Sejak Dini

June 4, 2026

Vienna: Elegansi Kekaisaran Barok yang Abadi di Kaki Pegunungan Alpen dan Carpathian

May 31, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

10 Atlet Voli Tercantik Dunia

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA