Skip to content
  Monday 27 July 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Elysian Currents: Ketika Haute Couture Asia Tenggara Mengalir Menembus Batas Imajinasi di JF3 Fashion Festival 2026

July 26, 2026 Fashion, Headline, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

Elysian Currents: Ketika Haute Couture Asia Tenggara Mengalir Menembus Batas Imajinasi di JF3 Fashion Festival 2026

AFDS x BRI JF3 Fashion Festival 2026 menghadirkan tiga desainer visioner dari Laos, Indonesia, dan Filipina dalam sebuah pertunjukan couture yang memadukan warisan budaya, fantasi, dan estetika futuristik menjadi narasi mode yang memikat.

Di dunia mode, ada pertunjukan yang sekadar menampilkan pakaian. Ada pula pertunjukan yang menciptakan sebuah dunia. Elysian Currents, persembahan AFDS x BRI JF3 Fashion Festival 2026, termasuk dalam kategori kedua—sebuah pengalaman sinematik yang membawa penonton menyusuri arus budaya, fantasi, dan visi masa depan melalui bahasa haute couture.

Dari pada menyajikan tiga koleksi yang berdiri sendiri, Elysian Currents mengalir layaknya sebuah perjalanan sinematik. Setiap desainer membangun dunianya masing-masing, namun seluruhnya terhubung oleh benang merah yang sama: bagaimana warisan Asia Tenggara terus berevolusi menjadi bahasa couture yang modern dan relevan.

Alih-alih menghadirkan koleksi yang berdiri sendiri, AFDS merangkai tiga semesta kreatif dari para perancang Asia Tenggara menjadi sebuah narasi yang mengalir tanpa jeda. Tradisi tidak diposisikan sebagai artefak masa lalu, melainkan sebagai sumber inspirasi yang terus berevolusi, menemukan bentuk baru dalam siluet, tekstur, dan teknik couture yang modern.

Perjalanan visual dibuka oleh Thoulany Chanthalangsy, yang membawa keindahan warisan Laos ke dalam perspektif kontemporer. Motif-motif tradisional diterjemahkan secara lembut melalui tailoring yang presisi, detail kerajinan tangan yang kaya, dan pendekatan desain yang elegan. Hasilnya bukan sekadar reinterpretasi budaya, melainkan sebuah pernyataan bahwa identitas Laos mampu berdiri sejajar di panggung mode global tanpa kehilangan akar tradisinya.

Thoulany Chanthalangsy memperlihatkan bagaimana tekstil dan motif tradisional Laos dapat hidup kembali dalam proporsi yang bersih dan tailoring yang presisi. 

Dari keheningan yang anggun, suasana kemudian berubah memasuki dunia fantasi karya Indra Murak. Sang desainer mengajak penonton menjelajahi hutan-hutan magis, kisah dongeng, dan lanskap surealis yang hidup dalam setiap busana. Siluet yang ringan, lapisan-lapisan transparan, tekstur lembut, serta detail-detail puitis menghadirkan kesan seolah setiap gaun merupakan karakter dari sebuah cerita yang belum selesai ditulis. Couture di tangan Murak menjadi ruang tempat imajinasi memperoleh bentuk paling indahnya.

Desainer Indra Murak menghapus batas antara fashion dan fantasi, menciptakan koleksi yang terasa seperti ilustrasi dongeng yang melompat keluar dari halaman buku.

Puncak pertunjukan hadir melalui Liquid Reverie, koleksi dari Erjohn Dela Serna yang mengeksplorasi air sebagai metafora perubahan, refleksi, dan kekuatan perempuan modern. Palet warna biru tengah malam, perak, lavender, hijau zaitun, hingga merah muda pucat berpendar mengikuti gerakan tubuh, sementara siluet-siluet menyerupai pahatan menghadirkan kesan cair namun monumental. Setiap langkah model menghadirkan ilusi ombak yang bergerak lembut di atas runway, memancarkan kepercayaan diri sekaligus kemewahan yang futuristik.

Erjohn Dela Serna menutup presentasi dengan visi masa depan melalui Liquid Reverie. Air menjadi metafora utama—mengalir, memantulkan cahaya, namun sekaligus menyimpan kekuatan yang tak terbendung.

Meski lahir dari latar budaya dan pendekatan desain yang berbeda, ketiga koleksi tersebut saling melengkapi dalam sebuah komposisi visual yang harmonis. Tradisi, fantasi, dan inovasi bertemu tanpa saling mendominasi, menciptakan dialog yang memperlihatkan bagaimana Asia Tenggara memiliki bahasa couture yang semakin matang, berani, dan relevan di panggung internasional.

Lebih dari sekadar presentasi mode, Elysian Currents menjadi manifestasi dari identitas kreatif kawasan yang terus berkembang. AFDS menunjukkan bahwa masa depan haute couture Asia Tenggara tidak hanya dibangun melalui teknik dan kemewahan, tetapi juga melalui keberanian merangkai cerita, menghormati warisan budaya, dan membayangkan kemungkinan-kemungkinan baru.

Di atas catwalk JF3 Fashion Festival 2026, arus kreativitas itu mengalir tanpa batas—membuktikan bahwa ketika budaya bertemu imajinasi, lahirlah sebuah visi couture yang bukan hanya indah untuk dipandang, tetapi juga layak dikenang. (SMS | Foto: SMS & Dok. JF3)

AFDSBRI JF3 Fashion FestivalCouture 2026Elysian CurrentsErjohn Dela SernaFashion Asia TenggaraHaute Couture Asia TenggaraIndra MurakJF3 Fashion Festival 2026Perayaan Haute Couture Asia TenggaraThoulany Chanthalangsy
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

NIHI Sumba Luncurkan Riding & Racquet Club, Destinasi Mewah yang Merayakan Warisan Kuda Sandalwood

July 27, 2026
Popular categories
  • What's On255
  • Business76
  • Headline74
  • Fashion73
  • Lifestyle70
  • Health64
  • Beauty63
  • Profile17
  • Uncategorized5
  • Events3

NIHI Sumba Luncurkan Riding & Racquet Club, Destinasi Mewah yang Merayakan Warisan Kuda Sandalwood

July 27, 2026

BCA Dukung Kawan Nusantara 2026, Perkuat Kolaborasi Industri Kreator Lokal

July 27, 2026

Elysian Currents: Ketika Haute Couture Asia Tenggara Mengalir Menembus Batas Imajinasi di JF3 Fashion Festival 2026

July 26, 2026

PLESIR: Perjalanan Kreatif yang Menyatukan Empat Sudut Pandang

July 26, 2026

PRO AVL Indonesia 2026 Hadirkan 60 Brand Global, Perkuat Ekosistem Industri Audio Visual dan Musik di Asia Tenggara

July 25, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

10 Atlet Voli Tercantik Dunia

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA