Skip to content
  Tuesday 21 July 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Perimenopause Bukan Hal yang Harus Ditakuti, Saatnya Perempuan Lebih Mengenal Perubahan Tubuh

July 19, 2026 Health, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

Perimenopause Bukan Hal yang Harus Ditakuti, Saatnya Perempuan Lebih Mengenal Perubahan Tubuh

Primaya Hospital mengajak perempuan memahami perimenopause melalui pendekatan kesehatan yang menyeluruh, mulai dari hormon, nutrisi, kesehatan mental, hingga pentingnya dukungan keluarga.

Memasuki usia 40-an, banyak perempuan mulai merasakan perubahan yang sering kali dianggap sebagai bagian dari rutinitas hidup. Siklus menstruasi yang tidak teratur, gangguan tidur, mudah lelah, suasana hati yang berubah, hingga kenaikan berat badan sebenarnya dapat menjadi tanda fase perimenopause—masa transisi alami sebelum menopause yang masih jarang dipahami.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Martina Hutabarat, Sp.OG menjelaskan bahwa rata-rata perempuan mulai memasuki perimenopause pada usia sekitar 47 tahun.

Padahal, di fase kehidupan ketika banyak perempuan sedang berada di puncak karier sekaligus menjalankan peran sebagai ibu dan pasangan, memahami perubahan tubuh menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup.

Untuk meningkatkan kesadaran akan isu ini, Primaya Hospital menggelar seminar “Jangan Malu, Saatnya Bicara Perimenopause” bersama Yoona Women, Martha Tilaar SPA, dan Blibli. Seminar tersebut menghadirkan dokter dari berbagai disiplin ilmu serta praktisi yang membahas perimenopause secara komprehensif, mulai dari perubahan hormonal, nutrisi, kesehatan mental, olahraga, hingga perawatan kulit dan pentingnya dukungan keluarga.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan bahwa perimenopause merupakan proses biologis yang normal dan tidak seharusnya dijalani dengan rasa takut maupun ketidaknyamanan berkepanjangan.

“Yang terpenting adalah memahami kapan perlu berkonsultasi dengan tenaga medis sehingga perempuan dapat tetap sehat, percaya diri, dan produktif di setiap fase kehidupannya,” ujarnya.

Sementara Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Martina Hutabarat, Sp.OG, menjelaskan bahwa perimenopause umumnya dimulai pada usia sekitar 47 tahun, sementara menopause rata-rata terjadi pada usia 51 tahun. Dengan harapan hidup perempuan yang terus meningkat, hampir sepertiga kehidupan akan dijalani pada fase klimakterik sehingga edukasi sejak dini menjadi semakin penting.

Pendekatan penanganan perimenopause pun tidak hanya berfokus pada terapi medis. Akupuntur medis, menurut dr. Feliani, Sp.Ak, dapat menjadi terapi pendamping untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh dan meningkatkan vitalitas sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Dari sisi nutrisi, dr. Luciana B. Sutanto, Sp.GK., Subsp.PK menekankan pentingnya pola makan bergizi seimbang guna menjaga metabolisme, mempertahankan massa otot, sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang meningkat selama masa perimenopause.

Dari sisi nutrisi, dr. Luciana B. Sutanto, Sp.GK., Subsp.PK menekankan pentingnya pola makan bergizi seimbang guna menjaga metabolisme dan juga mempertahankan massa otot.

Perubahan hormon juga berdampak pada kesehatan kulit dan rambut. Hal itu disampaikan dr. Komang Ardi Wahyuningsih, Sp.KKLP., Subsp. FOMC yang menjelaskan bahwa penurunan hormon estrogen menyebabkan berkurangnya produksi kolagen sehingga kulit menjadi lebih tipis, kering, dan kehilangan elastisitas. Kondisi tersebut dapat dikelola melalui perawatan yang tepat sesuai kebutuhan setiap perempuan.

Di sisi lain, Presiden Direktur Martha Tilaar SPA, Wulan Maharani Tilaar, mengajak perempuan melihat perimenopause sebagai momentum untuk lebih mencintai dan merawat diri secara holistik, bukan sebagai fase yang perlu ditakuti.

Seminar ini juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik dan kesehatan mental. Olahraga rutin membantu menjaga kesehatan tulang, otot, serta mengurangi berbagai gejala perimenopause. Di sisi lain, perubahan hormon juga dapat memengaruhi emosi, konsentrasi, hingga tingkat stres.

Menurut dr. Leonita Ariesti Putri, Sp.KJ., MSc, perubahan suasana hati selama perimenopause merupakan respons biologis yang wajar. Ia menyarankan perempuan mulai menerapkan teknik sederhana seperti metode STOP—Stop, Tarik napas, Observasi, dan Pilih respons—untuk membantu mengelola stres. Bila gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasi dengan tenaga profesional menjadi langkah yang tepat.

Menurut dr. Leonita Ariesti Putri, Sp.KJ., MSc, perubahan suasana hati selama perimenopause merupakan respons biologis yang wajar.

Sementara itu, Lisa Widodo, COO & Co-Founder Blibli, menekankan bahwa perimenopause bukan akhir dari produktivitas perempuan. Dengan pemahaman yang baik, dukungan keluarga, serta lingkungan kerja yang positif, perempuan tetap dapat berkarya, memimpin, dan berkembang di setiap tahap kehidupannya.

Melalui seminar ini, Primaya Hospital berharap semakin banyak perempuan berani membuka percakapan tentang perimenopause, mengenali perubahan tubuh sejak dini, serta memperoleh pendampingan medis yang tepat agar tetap sehat, aktif, dan percaya diri menjalani setiap fase kehidupan. (SMS | Foto: SMS & Dok. Primaya Hospital)

gaya hidup sehathormon perempuankesehatan mental perempuankesehatan perempuanmenopausePerimenopausePrimaya Hospital
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

Dior Haute Couture F/W 2027: Revolusi Sunyi Jonathan Anderson Definisikan Ulang Kemewahan

July 20, 2026
Popular categories
  • What's On245
  • Business73
  • Headline71
  • Fashion69
  • Lifestyle68
  • Health64
  • Beauty62
  • Profile17
  • Uncategorized5
  • Events3

Dior Haute Couture F/W 2027: Revolusi Sunyi Jonathan Anderson Definisikan Ulang Kemewahan

July 20, 2026

BRI Wellness Experience Hadirkan Oase Gaya Hidup Sehat di Jantung Jakarta

July 19, 2026

Perimenopause Bukan Hal yang Harus Ditakuti, Saatnya Perempuan Lebih Mengenal Perubahan Tubuh

July 19, 2026

Buttonscarves: Membawa Dunia Bawah Laut ke Land’s End Lewat Tropical Paradise Takeover 2026

July 18, 2026

Ford Everest Platinum dan Ford Ranger Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia

July 17, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

Dior Haute Couture F/W 2027: Revolusi Sunyi Jonathan Anderson Definisikan Ulang Kemewahan

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA