Manfaat Suplemen Zat Besi untuk Cegah Anemia dan Tingkatkan Kognitif di Setiap Tahap Kehidupan
Kekurangan zat besi bisa berdampak serius! Kenali manfaat suplemen zat besi, perbedaannya, serta tips memilih yang aman dan rendah efek samping.
Kekurangan zat besi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering terjadi, baik pada anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi otak. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan zat besi sejak dini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Weitarsa Hendarto, Direktur PT Combiphar menyampaikan,
“Melalui kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemenuhan zat besi secara tepat di setiap tahap kehidupan. Maltofer sendiri telah dikenal luas melalui rekomendasi tenaga kesehatan, dan sebagai obat bebas, dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat untuk membantu menangani kekurangan zat besi, baik dengan maupun tanpa anemia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi kesehatan yang relevan dan berdampak bagi masyarakat Indonesia.”
Ditambahkan Debi Widianti, Senior General Manager Marketing PT Combiphar,
“Maltofer hadir sebagai solusi suplementasi zat besi yang dipercaya selama lebih dari 60 tahun di dunia dan menjadi pemimpin pasar di kategori suplementasi oral dalam format cair di segmen anak, serta dipercaya oleh tenaga kesehatan, sehingga memberikan keyakinan lebih bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan zat besi di berbagai tahap kehidupan, termasuk dalam mendukung tumbuh kembang anak.”
Inovasi Suplemen Zat Besi Modern
Seiring perkembangan teknologi di bidang kesehatan, kini tersedia suplemen zat besi dengan formulasi yang lebih modern dan nyaman dikonsumsi. Salah satu inovasi tersebut adalah penggunaan Iron Hydroxide Polymaltose Complex (IPC/IDC).
Berbeda dengan zat besi konvensional seperti garam ferro, yang diserap secara pasif oleh tubuh, IPC/IDC memiliki mekanisme pelepasan yang lebih terkontrol. Hal ini memungkinkan zat besi diserap sesuai dengan kebutuhan tubuh, sehingga membantu mengurangi risiko penumpukan zat besi berlebih.
Keunggulan Zat Besi dengan Pelepasan Terkendali
Penggunaan zat besi dengan teknologi pelepasan terkendali memberikan berbagai manfaat, di antaranya:
- Efek samping lebih rendah, seperti mual, muntah, dan konstipasi yang lebih minimal
- Keamanan lebih baik, karena mengurangi risiko iritasi pada saluran cerna
- Fleksibilitas konsumsi, dapat diminum sebelum, saat, atau setelah makan
Hal ini menjadi solusi bagi banyak orang yang sebelumnya mengalami ketidaknyamanan saat mengonsumsi suplemen zat besi konvensional.
Sementara dari sisi medis, dr.Lucky Yogasatria Sp.A, Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi menjelaskan,
“Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan kemampuan belajar. Kebutuhan zat besi perlu diperhatikan sejak dini, mulai dari bayi hingga usia dewasa, terutama pada periode pertumbuhan, masa remaja, sebelum kehamilan, hingga selama kehamilan. Pada masa kehamilan, kecukupan zat besi sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu, pertumbuhan janin, serta membantu menurunkan risiko bayi lahir dengan cadangan zat besi yang rendah, sehingga dapat menekan potensi kekurangan zat besi pada bayi sejak awal kehidupan.”
Ia pun melanjutkan,
“Pemenuhan zat besi sebaiknya diutamakan dari pola makan bergizi seimbang, namun pada kondisi tertentu suplementasi dapat dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Saat ini, tersedia berbagai pilihan suplementasi zat besi oral, termasuk dalam bentuk Iron Polymaltose Complex (IPC), yang memiliki karakteristik pelepasan zat besi yang lebih terkendali sehingga membantu penyerapan sesuai kebutuhan tubuh, cenderung lebih nyaman di saluran pencernaan, serta dapat dikonsumsi bersama makanan.”
Solusi untuk Berbagai Tahap Kehidupan
Untuk memenuhi kebutuhan zat besi di setiap tahap kehidupan, tersedia berbagai pilihan suplemen dengan bentuk dan rasa yang disesuaikan.
Mulai dari:
- Bayi dan anak-anak: bentuk tetes (drops) atau sirup yang mudah dikonsumsi
- Remaja dan dewasa: tablet kunyah dengan rasa cokelat atau sirup
- Ibu hamil: formulasi khusus yang mendukung kebutuhan nutrisi selama kehamilan
Variasi bentuk dan rasa ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus kepatuhan dalam konsumsi, yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan terapi zat besi.
Selain itu, produk-produk tersebut juga telah bersertifikat halal, sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan dan kenyamanan konsumen.
Peran Edukasi dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Selain inovasi produk, edukasi kepada masyarakat juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya pemenuhan zat besi, serta dampak jangka panjang dari kekurangannya.
Melalui berbagai program edukasi, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami:
- Pentingnya zat besi bagi tubuh
- Cara pencegahan anemia
- Serta pentingnya konsumsi suplemen yang tepat
- Dampak pada Perkembangan Kognitif
Dalam berbagai literatur, dijelaskan bahwa zat besi berperan penting dalam perkembangan dan fungsi kognitif, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Kekurangan zat besi pada masa pertumbuhan dapat berdampak pada:
- Kemampuan belajar
- Konsentrasi
- Serta perkembangan otak secara keseluruhan
Oleh karena itu, pemenuhan zat besi menjadi investasi penting dalam menciptakan generasi yang lebih cerdas dan produktif di masa depan.
Pemenuhan kebutuhan zat besi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan adanya inovasi suplemen yang lebih aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam menjaga asupan zat besi.
Mari kita bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas untuk masa depan yang lebih baik. (SMS | Foto: SMS)
