Michael Kors Presentasikan Aksesori Spring’26 di Momen Ramadan Pop-Up Eksklusif Sambut Hari Raya Idul Fitri
Di tengah lanskap fashion yang terus bergerak dinamis, Ramadan 2026 menghadirkan satu benang merah yang kuat: keseimbangan antara keanggunan dan fleksibilitas. Semangat ini diterjemahkan secara halus oleh Michael Kors melalui presentasi koleksi Spring 2026 di momen Ramadan Pop-Up eksklusif dan sekaligus untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.

Berlokasi di Main Lobby Arjuna, West Mall, Grand Indonesia Jakarta, ruang pop-up disulap menjadi sebuah pengalaman imersif yang memadukan kehangatan Ramadan dengan estetika modern yang polished. Pencahayaan lembut, palet warna hangat, dan instalasi yang sophisticated menciptakan atmosfer yang intimate namun tetap refined—sebuah refleksi dari identitas Michael Kors itu sendiri.
Koleksi Spring 2026 berbicara dalam bahasa yang tegas namun effortless. Siluet tas yang terstruktur, alas kaki dengan sentuhan elevated minimalism, hingga aksesori yang dirancang untuk transisi mulus dari siang ke malam hari, semuanya menggarisbawahi satu hal: kemewahan masa kini terletak pada kemudahan.

Di antara deretan koleksi, Hamilton Bag tampil sebagai pusat gravitasi. Dengan top-handle yang kokoh dan signature lock yang ikonis, tas ini tidak hanya menjadi pernyataan gaya, tetapi juga simbol dari enduring elegance. Ia bergerak luwes—dari agenda siang yang dinamis hingga momen berbuka yang lebih personal.

Dalam sesi styling yang intimate, Bimo Permadi menekankan pentingnya wardrobe yang adaptif. Bukan lagi tentang memiliki banyak, melainkan tentang memilih dengan presisi—item yang mampu hidup dalam berbagai konteks, tanpa kehilangan identitasnya.
“Tren saat ini mengarah pada gaya yang versatile. Satu item bisa digunakan untuk berbagai kesempatan, termasuk untuk siang hingga malam hari selama Ramadan,” ujar Bimo dalam sesi tersebut.
Sementara itu, kehadiran Indah Nada Puspita menghadirkan narasi lain tentang modest fashion yang semakin berevolusi. Tampil dalam balutan gaya yang bersih, modern, dan subtly statement, ia merepresentasikan generasi baru yang melihat modesty bukan sebagai batasan, melainkan sebagai ruang eksplorasi.
“Menurut saya, koleksi ini sangat relevan untuk perempuan yang ingin tampil anggun tanpa harus mengorbankan kenyamanan, terutama di momen Ramadan,” kata Indah.
Palet warna yang dihadirkan pun berbicara banyak—sentuhan oranye yang hangat dan kuning lemon yang segar memberikan energi baru pada lanskap Ramadan yang identik dengan nuansa lembut. Ini adalah pergeseran yang halus, namun signifikan: dari yang sekadar klasik menuju yang lebih ekspresif, tanpa kehilangan esensi elegansinya.

Lebih dari sekadar peluncuran koleksi, Ramadan Pop-Up yang berlangsung hingga 29 Maret 2026 ini menjadi sebuah pernyataan tentang bagaimana fashion global dapat beresonansi secara lokal. Di sinilah Michael Kors menemukan relevansinya—menghadirkan kemewahan yang tidak hanya terlihat, tetapi juga terasa dekat dengan momen dan makna.
Melalui inisiatif ini, Michael Kors kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk luxury global yang tetap relevan dengan konteks lokal, sekaligus merayakan momen Ramadan sebagai periode penting bagi konsumennya di Indonesia. (SMS | Foto: SMS)
