Skip to content
  Tuesday 20 October 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Kolaborasi akan Kesadaran, Akses, dan Perawatan Berkelanjutan Diperlukan dalam Menangani Multiple Sclerosis

July 7, 2025 Health
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

Multiple Sclerosis (MS) adalah kondisi penyakit autoimun yang  memengaruhi sistem saraf pusat dan otak. Pada individu dengan MS, sistem imun tubuhnya menyerang selubung myelin yang sebenarnya berfungsi melindungi serabut saraf. Dampak dari rusaknya mielin adalah terganggunya sinyal yang dikirim oleh sel-sel saraf dan seiring berjalannya waktu akan menyebabkan kerusakan permanen.

Gejala yang dialami penderita MS bisa bervariasi, termasuk kesulitan berjalan, kelemahan otot, dan gangguan penglihatan. Berdasarkan data dari Multiple Sclerosis Federation Atlas of MS menunjukkan bahwa saat ini terdapat 160 kasus MS di Indonesia pada tahun 2020. Sementara, prevalensi MS di Indonesia diperkirakan antara 1-5 penyintas per 100.000 penduduk. Seiring dengan prevalensinya yang relatif rendah, tingkat kesadaran masyarakat terhadap MS pun masih terbatas.

Hal ini sering kali menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan yang berdampak menurunnya kualitas hidup penyintas. Ketua Pokja Neuroinfeksi dan Neuroimunologi Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (Perdosni), Dr. dr. Paulus Sugianto, Sp.N(K) menjelaskan “Diagnosa dan penanganan multiple sclerosis di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, sehingga kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan akses penanganan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup pasien.”

Dalam upaya bersama meningkatkan kualitas penanganan MS, peran sektor swasta menjadi sangat penting, baik dalam pengembangan inovasi dan perluasan akses penanganan yang merata bagi pasien MS. Selain itu, peningkatan kesadaran publik juga menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem penanganan MS yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Multiple Sclerosis Awareness Week 2025 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pihak. Meliputi pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas pasien, hingga masyarakat umum. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan mampu memicu kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan untuk mendorong perubahan nyata dalam penanganan MS. Karena dukungan kolektif jauh lebih berarti dalam memberikan dampak nyata pada  penanganan MS bagi para penyintas di Indonesia.

“Kami di Merck meyakini bahwa perjuangan pasien MS adalah perjuangan kolektif yangmemerlukan dukungan dari semua pihak. Untuk itu, kami mendukung semua sektor, dari komunitas, tenaga kesehatan, dan pembuat kebijakan untuk bersama meningkatkan kesadaran dan memperluas akses dalam deteksi dini hingga penanganannya. Melalui MS Awareness Week, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan inklusif bagi para penyintas agar mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik” ujar Evie Yulin, President Director PT Merck Tbk.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada inovasi di bidang kesehatan, Merck telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam program Multiple Sclerosis Awareness Week dengan mengusung tema “Echoing Light, Join the Fight!”. Menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari peluncuran video “A Day in the Life of MS Patient” dan memberikan challenge interaktif kepada masyarakat untuk merasakan gejala MS. Termasuk, webinar bersama @Cantik2Autoimun yang membahas mitos, fakta, dan isu reproduksi pada pasien MS. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Merck)

kasus Multiple SclerosisKesadaran MSMenangani Multiple Sclerosispenyakit autoimunPerawatan Berkelanjutan
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

Mendengarkan dengan Hati: Mengapa Empati Menjadi Bagian Penting dari Kesehatan Mental

October 13, 2026
Popular categories
  • What's On365
  • Headline114
  • Business104
  • Lifestyle103
  • Fashion96
  • Health77
  • Beauty72
  • Profile18
  • Uncategorized5
  • Events3

IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 Berakhir, Tantangan Modest Fashion Indonesia Kini Menembus Pasar Global

October 19, 2026

Bukan Home Theater, Regi Datau Justru Wujudkan Ruang Facial Impian Ayu Dewi di Rumah

October 19, 2026

Dari Solo ke BSD, Rizkya Batik Merawat Warisan Budaya dan Menembus Pasar Global

October 18, 2026

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO, Perkuat Daya Saing Manufaktur Kosmetik di Pasar Global

October 17, 2026

IM3 Siapkan 2.026 Hadiah, Mobil Listrik BYD Jadi Incaran Utama Program IMPoin

October 16, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 Berakhir, Tantangan Modest Fashion Indonesia Kini Menembus Pasar Global

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA