Skip to content
  Tuesday 22 September 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

JITEX 2026 Tutup dengan Potensi Rp15,1 Triliun, Jakarta Perluas Jejak ke Pasar Global

September 20, 2026 Business, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

JITEX 2026 Tutup dengan Potensi Rp15,1 Triliun, Jakarta Perluas Jejak ke Pasar Global

Empat hari mempertemukan 275 perusahaan dan brand dengan buyer, investor, serta mitra dari 11 negara, JITEX 2026 membawa agenda perdagangan dan investasi berdampingan dengan budaya serta pariwisata.

Jakarta kembali menutup sebuah perhelatan yang menempatkan perdagangan, investasi, pariwisata, budaya, dan usaha mikro, kecil, dan menengah dalam satu panggung. Jakarta International Investment, Trade, Tourism & SMEs Expo (JITEX) 2026 resmi berakhir pada Sabtu, 19 September 2026, di JIEXPO Convention Centre dan Gedung Pusat Niaga, Kemayoran.

Mengusung tema “IGNITE THE ECONOMY”, JITEX 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan antara pelaku usaha, buyer, investor, pemerintah, asosiasi bisnis, hingga mitra internasional. Selama empat hari, 16–19 September, forum tersebut membuka berbagai jalur pertemuan bisnis yang ditujukan untuk memperluas akses pasar sekaligus menciptakan peluang kolaborasi lintas sektor.

Salah satu capaian yang mencuri perhatian adalah potensi transaksi dan investasi business-to-business (B2B) senilai Rp15,1 triliun. Di sisi konsumen, transaksi langsung atau B2C tercatat mencapai Rp2,4 miliar.

Di balik angka tersebut, JITEX juga mencatat partisipasi 275 perusahaan dan brand dari dalam maupun luar negeri, dengan buyer serta investor internasional yang berasal dari 11 negara. Sebanyak 50 kolaborator dari kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah, asosiasi, komunitas, dan pihak pendukung turut terlibat dalam penyelenggaraan.

Dari pameran menuju hubungan bisnis

Bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, nilai sebuah pameran tidak berhenti pada transaksi yang berlangsung selama acara. Pertemuan antara pelaku usaha dan calon mitra diharapkan berkembang menjadi hubungan bisnis yang berkelanjutan setelah JITEX berakhir.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan JITEX 2026.

“JITEX 2026 menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, serta menjajaki peluang kerja sama dengan buyer, investor, dan mitra bisnis dari berbagai sektor. Kami berharap potensi transaksi dan investasi yang berhasil dihimpun selama penyelenggaraan dapat ditindaklanjuti menjadi hubungan bisnis yang berkelanjutan, memperluas akses pasar, termasuk peluang ekspor, serta mendorong pertumbuhan usaha di Jakarta,” ujar Ratu.

Pernyataan tersebut menempatkan business matching dan jejaring usaha sebagai salah satu bagian penting dari penyelenggaraan. Melalui pertemuan langsung dengan buyer, investor, dan mitra strategis, pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka pembicaraan mengenai pasar dan bentuk kerja sama berikutnya.

“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pengembangan perdagangan, investasi, pariwisata, serta pemberdayaan UMKM Jakarta agar semakin terhubung dengan pasar nasional maupun internasional,” lanjut Ratu.

Menghubungkan Jakarta dengan jaringan perdagangan internasional

Dimensi internasional JITEX 2026 diperkuat melalui keterlibatan Asian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC). Sekretaris Jenderal ATTEC, Rama Auwines, melihat keberlanjutan hubungan bisnis sebagai salah satu ukuran penting dari penyelenggaraan forum tersebut.

“Bagi kami, keberhasilan JITEX tidak berhenti pada berakhirnya pameran. Yang lebih penting adalah bagaimana koneksi yang terbangun antara pelaku usaha, buyer, investor, dan mitra internasional dapat berlanjut menjadi transaksi serta kerja sama jangka panjang,” ungkap Rama.

Menurutnya, jaringan yang terbentuk selama JITEX dapat menjadi penghubung antara pelaku usaha Indonesia dan pasar global, sekaligus membuka ruang pertumbuhan baru bagi bisnis nasional.

Dimensi internasional JITEX 2026 diperkuat melalui keterlibatan Asian Trade, Tourism and Economics Council (ATTEC). 

Perspektif tersebut tercermin dalam agenda JITEX yang tidak hanya berfokus pada exhibition floor. Selama empat hari, pengunjung dan peserta mengikuti business matching, investment forum, trade forum, networking programme, buyer programme, serta berbagai forum publik.

Sejumlah agenda internasional turut memperkaya rangkaian kegiatan, termasuk ATTEC Global Investment Forum dan Asia Food and Ecosystem Summit. Keduanya mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk membicarakan peluang investasi, perdagangan, serta pengembangan ekosistem pangan dan usaha.

Ketika budaya dan pariwisata masuk ke dalam ekosistem ekonomi

JITEX 2026 juga memperluas cakupan pembahasan melalui sektor budaya dan pariwisata. Kedua sektor tersebut ditempatkan sebagai bagian dari potensi ekonomi Jakarta, berdampingan dengan perdagangan, investasi, dan pengembangan UMKM.

Pendekatan tersebut menciptakan ruang interaksi yang lebih luas antara pelaku usaha, mitra internasional, pemerintah, serta pemangku kepentingan dari berbagai bidang. Bagi Jakarta, sektor pariwisata dan budaya tidak hanya berkaitan dengan kunjungan wisatawan atau aktivitas kreatif, tetapi juga dapat menjadi bagian dari rantai nilai ekonomi yang terhubung dengan usaha lokal.

Di titik inilah JITEX mencoba memperlihatkan wajah Jakarta yang lebih luas: sebuah kota yang tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga memiliki ekosistem usaha, kreativitas, budaya, dan destinasi yang dapat dikembangkan melalui jaringan internasional.

Angka yang menjadi pijakan berikutnya

Jika angka Rp15,1 triliun mencerminkan potensi transaksi dan investasi B2B yang terhimpun selama penyelenggaraan, maka tantangan berikutnya terletak pada bagaimana peluang tersebut bergerak menjadi kerja sama nyata.

JITEX 2026 mencatat:

Rp15,1 triliun potensi transaksi dan investasi B2B

Rp2,4 miliar nilai transaksi langsung B2C

275 perusahaan dan brand dari dalam dan luar negeri

11 negara dalam partisipasi buyer dan investor internasional

50 kolaborator dari kementerian/lembaga, organisasi perangkat daerah, asosiasi, komunitas, dan pihak pendukung lainnya

Angka-angka tersebut menjadi bagian dari hasil penyelenggaraan JITEX 2026. Tahap berikutnya adalah memastikan pertemuan yang tercipta selama pameran berkembang menjadi transaksi, investasi, ekspansi pasar, dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha.

Diselenggarakan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ATTEC, HIPPINDO, serta berbagai mitra dan pelaku usaha, JITEX 2026 menutup rangkaian acaranya dengan sebuah agenda yang masih berlanjut di luar ruang pamer. Sebab, bagi sebuah forum perdagangan dan investasi, penutupan acara bukan selalu menjadi akhir. Justru setelah booth dibongkar, forum selesai, dan para peserta kembali ke negaranya masing-masing, jejaring yang terbentuk mulai diuji dalam bentuk kerja sama nyata.

Semangat “IGNITE THE ECONOMY” pun memperoleh makna yang lebih luas: menjaga peluang yang telah terbentuk agar terus bergerak, mempertemukan Jakarta dengan jaringan pasar internasional, serta membuka ruang pertumbuhan baru bagi dunia usaha.

Bagi Jakarta dan Indonesia, JITEX 2026 meninggalkan lebih dari sekadar angka transaksi. Ia juga meninggalkan jejaring—dan nilai sesungguhnya dari jejaring tersebut akan terlihat dari apa yang lahir setelah empat hari perhelatan berakhir. (SMS|Foto: SMS & Dok. JITEX 2026)

ATTECbusiness matching JITEXHIPPINDOIgnite the Economyinvestasi Indonesiainvestasi JakartaJakarta International Investment Trade Tourism SMEs ExpoJITEX 2026JITEX 2026 JakartaJITEX Jakartapariwisata Jakartaperdagangan internasional Jakartaperdagangan JakartaUMKM Jakarta
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

OCBC Nyala Platinum Mickey Mouse: Ketika Nostalgia Disney Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Modern

September 20, 2026
Popular categories
  • What's On330
  • Headline105
  • Lifestyle95
  • Business94
  • Fashion88
  • Health73
  • Beauty67
  • Profile18
  • Uncategorized5
  • Events3

OCBC Nyala Platinum Mickey Mouse: Ketika Nostalgia Disney Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Modern

September 20, 2026

Viva Cosmetics Membuka Babak Baru: Dari Ikon Kecantikan Lokal Menuju Era “Glowing Bersamamu”

September 20, 2026

Cosmobeauté Indonesia 2026: Ketika Industri Kecantikan Tumbuh Menjadi Sebuah Ekosistem

September 20, 2026

JITEX 2026 Tutup dengan Potensi Rp15,1 Triliun, Jakarta Perluas Jejak ke Pasar Global

September 20, 2026

Di Balik Inovasi Pangan, Fi Asia Indonesia 2026 Soroti Peran Sains dan Regulasi

September 19, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

10 Atlet Voli Tercantik Dunia

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA