Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Pertegas Peran Jawa Timur sebagai Motor Baru Industri Energi Nasional
Penyelenggaraan perdana sukses menarik lebih dari 9.700 profesional industri dan menjadi fondasi penguatan ekosistem energi, utilitas, serta manufaktur di Indonesia Timur.
Penyelenggaraan perdana Indonesia Energy Week (IEW) Surabaya 2026 resmi berakhir dengan capaian yang memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri energi nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung kawasan industri di Indonesia Timur, kehadiran platform yang mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, pemerintah, hingga akademisi dinilai semakin penting dalam mendorong transisi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Diselenggarakan bersamaan dengan Manufacturing Surabaya edisi ke-20 serta Growtech Indonesia, ajang ini menghadirkan lebih dari 200 peserta pameran dari 17 negara dan menarik lebih dari 9.700 pengunjung profesional selama empat hari penyelenggaraan.
Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, menyebut antusiasme tersebut menjadi bukti besarnya potensi Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan industri energi, utilitas, manufaktur, dan agrikultur di kawasan timur Indonesia.
Optimisme serupa juga disampaikan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Menurutnya, Indonesia Energy Week Surabaya berhasil menampilkan berbagai inovasi teknologi ketenagalistrikan, mulai dari sistem instalasi kabel modern hingga teknologi pemantauan gardu induk yang mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem kelistrikan.
Kolaborasi Industri dan Peluang Bisnis
Selain menjadi ajang pameran teknologi, Indonesia Energy Week Surabaya juga menjadi ruang kolaborasi melalui penyelenggaraan Electric & Power Surabaya, Water Indonesia Surabaya, Surabaya Electric Forum, dan Workshop PERPAMSI yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan sekaligus peluang pengembangan sektor energi dan utilitas.
Nilai tambah lainnya hadir melalui program Business Matching yang menghasilkan 183 pertemuan bisnis antara exhibitor dengan buyer, distributor, pelaku manufaktur, perusahaan pertambangan, properti, hingga utilitas air. Program ini membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperluas akses pasar bagi perusahaan teknologi energi.

Sejumlah peserta pameran menilai karakteristik pengunjung di Surabaya sangat sesuai dengan kebutuhan industri di kawasan timur Indonesia, sehingga mampu menghadirkan prospek bisnis yang berbeda dibandingkan pameran di Jakarta.
Surabaya Semakin Strategis bagi Industri Energi
Keberhasilan penyelenggaraan ini juga mempertegas posisi Surabaya sebagai gerbang industri menuju Indonesia Timur. Potensi pengembangan energi, termasuk energi surya yang dinilai memiliki tingkat radiasi tinggi di kawasan timur Indonesia, menjadi peluang besar seiring meningkatnya kebutuhan listrik dari kawasan industri dan berbagai proyek strategis nasional.
Melihat antusiasme yang tinggi dari pelaku industri, Pamerindo Indonesia memastikan Indonesia Energy Week Surabaya akan kembali digelar pada 14–17 Juli 2027, sebagai bagian dari komitmen memperkuat konektivitas ekosistem energi nasional.
Selanjutnya, rangkaian IEE Series 2026 akan berlanjut di Jakarta melalui penyelenggaraan berbagai pameran industri berskala nasional dan internasional pada September 2026, mempertemukan pelaku energi, manufaktur, konstruksi, pertambangan, hingga pusat data dalam satu ekosistem bisnis terpadu. (RED | Foto: Dok. IEW)
