First Taste of Fall, Latte Lacquer Hadirkan Tiga Rasa untuk Menyambut Musim Baru
Dari manis dan creamy hingga fruity dan segar, lalu ditutup karakter kopi yang bold. Tiga minuman baru Latte Lacquer menawarkan cara berbeda menikmati suasana fall di tengah Jakarta.
Musim gugur mungkin tidak benar-benar hadir di Jakarta, tetapi nuansanya bisa diterjemahkan melalui secangkir minuman. Menyambut fall season, Latte Lacquer, A Café by OPI Indonesia di Plaza Indonesia, memperkenalkan Fall Menu terbaru bertajuk “First Taste of Fall”.
Tiga kreasi minuman di dalamnya menawarkan pengalaman rasa yang berbeda—mulai dari manis dan creamy, kesegaran fruity dengan sentuhan asam, hingga karakter kopi yang bold dan kekinian. Dari pada menawarkan satu karakter rasa, koleksi ini seperti mengajak penikmatnya memilih suasana: comforting, refreshing, atau bold.

Berry Berry Latte: Manis yang Creamy
Bagi mereka yang menikmati kopi dengan sentuhan rasa manis, Berry Berry Latte menawarkan karakter yang lebih lembut dan indulgent. Minuman ini lahir dari tren kopi modern yang semakin membuka ruang bagi perpaduan rasa yang lebih playful. Karakter creamy membuatnya terasa lebih approachable, terutama bagi penikmat kopi yang tidak terlalu menyukai rasa pahit yang dominan.
Berry Berry Latte menjadi interpretasi fall dalam versi yang lebih manis—sebuah minuman yang cocok bagi mereka yang mencari rasa nyaman dalam setiap tegukan.
Hibiscus Lemonade: Segar dengan Sentuhan Rosella
Beranjak dari karakter creamy, Hibiscus Lemonade membawa pengalaman yang jauh lebih ringan. Minuman ini memadukan kesegaran lemonade dengan seduhan hibiscus atau rosella, menghasilkan karakter rasa asam yang khas sekaligus warna alami yang menarik.
Berbeda dari lemonade bersoda, Hibiscus Lemonade dari Latte Lacquer tidak menggunakan soda. Karakternya lebih ringan dan cocok bagi mereka yang menginginkan minuman non-coffee yang menyegarkan tanpa sensasi terlalu berat. Rosella sendiri dikenal mengandung berbagai senyawa antioksidan, menambah daya tarik bahan yang digunakan dalam minuman ini.
Dirty Latte: Kopi dengan Visual Kontras
Jika dua minuman sebelumnya bermain di wilayah rasa yang manis dan segar, Dirty Latte membawa karakter yang lebih bold. Minuman ini menampilkan espresso yang dituangkan di atas susu dingin, menciptakan lapisan kontras yang menjadi ciri khas dirty latte.
Bukan hanya soal rasa, tampilannya juga menjadi bagian dari pengalaman. Kontras antara espresso dan susu dingin menghasilkan visual yang kuat sekaligus memberikan sensasi tekstur dan temperatur yang berbeda dari latte konvensional.

Dalam perkembangan budaya kopi di Indonesia, Dirty Latte juga menjadi salah satu gaya sajian yang semakin dikenal, terutama karena tampilannya yang fotogenik dan mudah menjadi bagian dari konten visual.
Ketiganya menawarkan pendekatan berbeda terhadap tren minuman masa kini. Ada yang mengandalkan rasa manis dan tekstur creamy, ada yang mengedepankan kesegaran dan karakter fruity, sementara satu lainnya menonjolkan kekuatan espresso serta permainan visual.
Pada akhirnya, First Taste of Fall bukan semata tentang menghadirkan minuman baru. Koleksi ini menawarkan cara sederhana untuk membawa sedikit suasana musim gugur ke tengah ritme Jakarta—melalui rasa yang bisa dipilih sesuai mood. (SMS|Foto: SMS & Dok. Latte Lacquer)
