Skip to content
  Tuesday 6 October 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Dari Pelindung UV ke Skin Longevity: Saat Sunscreen Mulai Bicara tentang Masa Depan Kulit

October 4, 2026 Beauty, Headline, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

Dari Pelindung UV ke Skin Longevity: Saat Sunscreen Mulai Bicara tentang Masa Depan Kulit

Wardah memperluas cara pandang terhadap sunscreen melalui pendekatan skin recovery, skin resilience, dan skin longevity untuk menghadapi paparan sehari-hari, termasuk panas.

Selama bertahun-tahun, sunscreen identik dengan satu tugas utama: melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Rutinitas pemakaiannya pun relatif sederhana—dioleskan sebelum beraktivitas, lalu digunakan kembali sesuai kebutuhan. Perkembangan ilmu perawatan kulit mulai membawa pertanyaan yang lebih jauh: bagaimana jika perlindungan kulit juga dirancang untuk membantu mempertahankan kondisinya dalam jangka panjang?

Gagasan mengenai sunscreen generasi baru ini dibahas melalui talkshow “Can Sunscreen Do More Than Protect?” bertema “Exploring the New Science of Skin Recovery, Resilience & Longevity”, yang menjadi bagian dari Wardah Skin Longevity Clinic di ASHTA District 8, Jakarta Selatan.

Pertanyaan tersebut menjadi titik berangkat Wardah dalam memperkenalkan Wardah PDRN Sunscreen Barrier Longevity Physical Sun Ampoule SPF 50+ PA++++. Gagasan mengenai sunscreen generasi baru ini dibahas melalui talkshow “Can Sunscreen Do More Than Protect?” bertema “Exploring the New Science of Skin Recovery, Resilience & Longevity”, yang menjadi bagian dari Wardah Skin Longevity Clinic di ASHTA District 8, Jakarta Selatan.

Talkshow tersebut mempertemukan perspektif sains, inovasi produk, dan pengalaman penggunaan sehari-hari melalui kehadiran dr. Ayman Alatas, Vina Yolanda, serta Yuki Kato. Pembahasannya bergerak dari fungsi sunscreen sebagai pelindung UV menuju konsep yang lebih luas: skin recovery, skin resilience, dan skin longevity.

Ketika panas menjadi bagian dari persoalan kulit

Adanya paparan lingkungan sehari-hari tidak berhenti pada sinar matahari saja. Temperatur tinggi, kelembapan, keringat, hingga aktivitas tertentu dapat menjadi bagian dari kondisi yang dihadapi kulit setiap hari.

Dari sini dr. Ayman Alatas, Sp.M.K., dokter spesialis mikrobiologi klinik dan content creator, menjelaskan kulit sebagai ekosistem yang terus berinteraksi dengan lingkungan. Dalam perspektif tersebut, paparan panas dalam durasi panjang dapat memicu berbagai reaksi biologis yang berpengaruh terhadap kondisi kulit, mulai dari inflamasi, berkurangnya hidrasi, gangguan pada skin barrier, hingga penurunan elastisitas.

Pengalaman penggunaan Wardah PDRN Sunscreen tersebut turut diperlihatkan melalui sesi UV Camera Test bersama Skinoppa, Skincare Expert Influencer. 

Kondisi tersebut dapat muncul dari berbagai situasi, baik saat berada di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Cuaca panas, aktivitas memasak, olahraga di ruang bersuhu tinggi, serta paparan lingkungan lainnya menjadi contoh keseharian yang turut diperbincangkan dalam sesi tersebut.

Bagi Wardah, pemahaman mengenai paparan panas inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam konsep Sun Protection to Skin Preservation—perlindungan sebagai langkah awal untuk membantu mempertahankan kualitas kulit dalam jangka panjang.

Tiga lapisan perlindungan dalam satu formula

Konsep tersebut diterapkan melalui tiga fokus utama pada Wardah PDRN Sunscreen, yakni UV Shield, Heat Defense, serta Barrier Longevity & Repair.

Pada sisi UV Shield, produk ini menggunakan sistem physical sunscreen dengan SPF 50+ PA++++ untuk perlindungan terhadap UVA dan UVB. Sementara Heat Defense diperkuat UV Thermal Relief Technology™, yang dirancang untuk membantu menenangkan kulit akibat paparan panas.

Fokus ketiga berkaitan dengan perawatan skin barrier dan ketahanan kulit. Formula ini menggunakan Vegan PDRN yang menurut Wardah dipilih untuk mendukung regenerasi serta elastisitas kulit.

“Setelah begitu banyak perhatian diberikan untuk merawat kulit, bagaimana kita menjaga hasilnya ketika kembali menjalani aktivitas?” kata Vina Yolanda, Deputy Brand Head Wardah Sunscreen.

Menurut Vina, pertanyaan tersebut menjadi salah satu alasan Wardah membawa UV Thermal Relief™ dan Vegan PDRN ke dalam formulasi sunscreen. Pendekatan tersebut menempatkan fungsi perlindungan dan perawatan kulit dalam satu rutinitas harian.

Inovasi sunscreen pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang daftar kandungan. Pengalaman saat produk digunakan juga menjadi bagian penting dari penerimaan konsumen.

Selain ketiga fokus utama tersebut, formulanya dilengkapi provitamin D, Madeca-B12, dan carnosine. Provitamin D ditujukan untuk mendukung pertahanan alami kulit, Madeca-B12 membantu menenangkan kemerahan dan iritasi pada kulit yang mengalami stres akibat panas, sedangkan carnosine berperan sebagai antioksidan.

Sunscreen yang ingin menyatu dengan rutinitas

Inovasi sunscreen pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang daftar kandungan. Pengalaman saat produk digunakan juga menjadi bagian penting dari penerimaan konsumen.

Wardah PDRN Sunscreen memiliki tekstur merah muda lembut yang ringan dan cepat meresap. Formulanya dirancang tidak lengket, tidak berminyak, serta tidak meninggalkan white cast. Efek hidrasi dan hasil akhir yang halus juga membuatnya ditujukan untuk digunakan sebelum makeup.

Pengalaman penggunaan tersebut turut diperlihatkan melalui sesi UV Camera Test bersama Skinoppa, Skincare Expert Influencer. Dalam sesi tersebut, tekstur physical sunscreen diperlihatkan tanpa white cast, sekaligus memberikan tampilan kulit yang lebih bercahaya dengan efek tone-up.

Bagi Yuki Kato, Face of Wardah Sunscreen, melihat konsistensi sebagai bagian penting dari kebiasaan menggunakan sunscreen. Ia mengaku sebelumnya menganggap sunscreen terutama diperlukan saat berada di luar rumah. Setelah mendapatkan edukasi mengenai pentingnya perlindungan kulit, kebiasaan tersebut berubah. Sekarang, sunscreen kini menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari yang ia sebut sebagai sebuah “skinvestment”.

Yuki Kato, Face of Wardah Sunscreen, melihat konsistensi sebagai bagian penting dari kebiasaan menggunakan sunscreen. Ia mengaku sebelumnya menganggap sunscreen terutama diperlukan saat berada di luar rumah.

“Jadi, sekarang, beraktivitas apa pun, sunscreen Wardah Vegan PDRN Physical Sun Ampoule tidak boleh terlupa. Buatku, konsisten menggunakan sunscreen merupakan sebuah skinvestment,” tandas Yuki.

Dari skin protection menuju skin preservation

Gagasan yang dibawa Wardah melalui produk ini pada akhirnya bertumpu pada satu perubahan cara pandang: sunscreen tidak berhenti pada perlindungan terhadap paparan UV, tetapi ditempatkan sebagai bagian dari upaya mempertahankan kondisi kulit dari waktu ke waktu.

Konsep skin resilience menjadi penghubung di antara keduanya—kemampuan kulit untuk menghadapi sekaligus pulih dari berbagai paparan sehari-hari. Dari sini, skin longevity diposisikan sebagai pendekatan untuk mempertahankan kesehatan dan fungsi kulit seiring bertambahnya usia.

Sementara bagi konsumen, gagasan tersebut menggeser pertanyaan dari sekadar “Apakah sunscreen melindungi kulit saya hari ini?” menjadi pertanyaan yang lebih panjang: “Bagaimana saya mempertahankan kulit yang sudah saya rawat untuk tahun-tahun mendatang?” Melalui Wardah PDRN Sunscreen, jawaban yang ditawarkan adalah konsep Sun Protection to Skin Preservation—menjadikan perlindungan harian sebagai bagian dari perjalanan menjaga kulit, bukan hanya untuk apa yang terlihat hari ini, tetapi juga untuk kondisi kulit di masa mendatang. (SMS|Foto: SMS & Dok. Wardah)

heat damage kulitPDRN sunscreenphysical sunscreenskin longevityskin recoveryskin resiliencesunscreen SPF 50 PA++++sunscreen untuk perlindungan UV dan panassunscreen WardahWardah PDRN SunscreenWardah Vegan PDRN Physical Sun Ampoule
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

OCTO untuk Pejuang Mimpi: Saat Mengelola Keuangan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Digital Anak Muda

October 5, 2026
Popular categories
  • What's On346
  • Headline108
  • Lifestyle101
  • Business97
  • Fashion90
  • Health75
  • Beauty70
  • Profile18
  • Uncategorized5
  • Events3

OCTO untuk Pejuang Mimpi: Saat Mengelola Keuangan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Digital Anak Muda

October 5, 2026

Dari Rona Rempah ke Runway, Batik Keris Merayakan Hari Batik Nasional dengan Fashion dan Kepedulian

October 5, 2026

Dari Pelindung UV ke Skin Longevity: Saat Sunscreen Mulai Bicara tentang Masa Depan Kulit

October 4, 2026

Empat Musim Pertiwi: Kepulangan Penuh Luka dan Misteri Karya Kamila Andini

October 3, 2026

BACARDÍ Mempertemukan Musik dan Skateboarding dalam Kampanye Ekspresi Diri

October 3, 2026

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

OCTO untuk Pejuang Mimpi: Saat Mengelola Keuangan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Digital Anak Muda

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA