Skip to content
  Friday 2 October 2026
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
  • id ID
    • ar AR
    • zh-CN ZH-CN
    • nl NL
    • en EN
    • fr FR
    • de DE
    • id ID
    • it IT
    • ja JA
    • ru RU
    • es ES
Elmediora
Elmediora
  • Home
  • What’s On
  • Health
  • Beauty
  • Profile
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Food
    • Techno & Gadget
    • Home & Living
    • Travel
    • Automotive
    • Art & Culture
    • Review
  • Business
Elmediora

Bathing Carnival Bhutan 2026: Ketika Air, Tradisi, dan Petualangan Bertemu di PemaGatshel

September 23, 2026 Lifestyle, Travel, What's On
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest

Bathing Carnival Bhutan 2026: Ketika Air, Tradisi, dan Petualangan Bertemu di PemaGatshel

Mengangkat makna air dalam tradisi Thruebab, Bathing Carnival Bhutan kembali digelar di Telung, PemaGatshel, pada 6–8 November 2026 dengan perpaduan wisata alam, budaya, olahraga, dan hiburan.

Bagi Bhutan, air bukan sekadar bagian dari lanskap alam. Ia memiliki tempat khusus dalam tradisi dan kehidupan masyarakat, menjadi simbol kehidupan, pembaruan, kesehatan, hingga kebahagiaan. Makna tersebut kini diterjemahkan ke dalam sebuah festival yang lebih kontemporer. Bathing Carnival Bhutan (BCB) akan kembali digelar untuk kedua kalinya pada 6–8 November 2026 di Telung, Nganglam, PemaGatshel, Bhutan bagian timur.

Bathing Carnival mempertemukan tradisi, aktivitas luar ruang, olahraga, hiburan, dan kehidupan komunitas dalam sebuah perayaan selama tiga hari. 

Mengusung tema “Celebrating the Joy of Water”, Bathing Carnival mempertemukan tradisi, aktivitas luar ruang, olahraga, hiburan, dan kehidupan komunitas dalam sebuah perayaan selama tiga hari. Festival ini sekaligus menawarkan cara berbeda untuk mengenal PemaGatshel, kawasan Bhutan bagian timur yang masih relatif jarang masuk dalam jalur perjalanan wisatawan.

Dari tradisi air suci menjadi festival kontemporer

Inspirasi Bathing Carnival berasal dari Thruebab, tradisi Bhutan yang dikenal sebagai Hari Hujan Berkah. Dalam budaya setempat, air yang dipercaya telah diberkahi memiliki makna penyucian diri, pembaruan, kesehatan, dan kesejahteraan. Tradisi mandi menggunakan air alami tersebut menjadi titik awal lahirnya Bathing Carnival.

Jika pada penyelenggaraan pertama festival berlangsung bersamaan dengan perayaan Thruebab, tahun ini Bathing Carnival digelar setelahnya. Dengan demikian, semangat tradisi tersebut tetap menjadi bagian dari festival, sekaligus memberikan ruang bagi pengunjung untuk menikmati rangkaian pengalaman yang lebih luas. Mulai 2027, Bathing Carnival direncanakan berlangsung setiap tahun pada 1–3 November di Telung, PemaGatshel.

Bukan sekadar perang air

Nama Bathing Carnival mungkin terdengar seperti festival permainan air. Namun, rangkaian acaranya jauh lebih beragam. Selama tiga hari, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari tarik tambang air, mandi bersama, perang air, hingga lomba estafet ember berisi air.

Ada pula permainan seperti water balloon throwball, menembak balon, lempar cincin, hingga pertunjukan laser light show.

Selama tiga hari, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari tarik tambang air, mandi bersama, perang air, hingga lomba estafet ember berisi air.

Bagi pencinta aktivitas alam, festival ini juga menghadirkan fly fishing mahseer hunt. Sementara pengalaman bersantap ditawarkan melalui konsep bamboo mat dining, yang membawa pengunjung lebih dekat dengan suasana alam dan kehidupan lokal.

Ragam aktivitas tersebut membuat Bathing Carnival tidak hanya ditujukan bagi satu kelompok usia. Festival ini dirancang sebagai pengalaman luar ruang yang dapat dinikmati keluarga, wisatawan, maupun masyarakat lokal.

Menyelami budaya PemaGatshel

Di balik berbagai permainan air, Bathing Carnival juga menjadi pintu untuk mengenal budaya masyarakat setempat.

Pengunjung dapat menjelajahi pasar lokal dan menyaksikan demonstrasi pembuatan kerajinan tradisional, termasuk Tsatshi Buram, permen gula khas setempat, serta pengenalan alat musik tradisional Bhutan seperti Dung dan Jaling.

Pengalaman kuliner juga menjadi bagian dari festival melalui Valley Fruit Feast. Perayaan kemudian ditutup dengan tarian bersama yang membawa semangat komunitas ke dalam suasana festival. Perpaduan tersebut membuat Bathing Carnival memiliki dua wajah sekaligus: festival yang penuh permainan dan kegembiraan, sekaligus ruang untuk mengenal budaya lokal secara lebih dekat.

Menemukan sisi lain Bhutan di PemaGatshel

Bagi wisatawan yang ingin melihat Bhutan di luar destinasi yang sudah lebih dikenal, PemaGatshel menawarkan perspektif berbeda. Kawasan ini menghadirkan lanskap alam, kehidupan masyarakat lokal, warisan budaya, serta pengalaman luar ruang yang masih terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Bathing Carnival kemudian menjadi alasan baru untuk datang dan mengeksplorasi kawasan tersebut. Wisatawan tidak hanya datang untuk mengikuti festival, tetapi juga memiliki kesempatan berinteraksi dengan masyarakat, menikmati alam terbuka, serta menemukan berbagai sudut PemaGatshel yang belum banyak dijelajahi.

Kolaborasi dengan PemaGatshel dan Mongar Dzongkhag juga memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam penyelenggaraan festival. Mulai dari aktivitas air hingga pasar lokal dan pertunjukan budaya, masyarakat setempat menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan.

Dzongdag PemaGatshel Singay Dorji mengatakan penyelenggaraan tahun kedua menghadirkan lebih banyak aktivitas, hiburan, program budaya, serta pengalaman alam untuk memperkenalkan kawasan tersebut sebagai bagian dari perjalanan wisata di Bhutan bagian timur. Sementara itu, Dzongdag Mongar Lungten Jamtsho menyoroti pengalaman menyusuri sungai-sungai alami serta potensi fly fishing di kawasan tersebut sebagai bagian dari pengalaman yang dapat ditemukan wisatawan.

Membawa wisatawan lebih jauh ke Bhutan bagian timur

Bagi Departemen Pariwisata Bhutan, Bathing Carnival juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman wisata yang lebih beragam. Direktur Departemen Pariwisata Bhutan Damcho Rinzin menyebut festival ini sebagai ruang untuk mempertemukan budaya, masyarakat, alam, olahraga, dan hiburan dalam satu perayaan.

Kolaborasi dengan PemaGatshel dan Mongar Dzongkhag juga memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam penyelenggaraan festival. Mulai dari aktivitas air hingga pasar lokal dan pertunjukan budaya, masyarakat setempat menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan.

Pada akhirnya, Bathing Carnival Bhutan bukan hanya tentang bermain air. Festival ini membawa sebuah gagasan sederhana tentang bagaimana air dapat menjadi penghubung antara tradisi, alam, komunitas, dan pengalaman wisata.

Di Telung, PemaGatshel, gagasan tersebut diterjemahkan menjadi festival yang penuh permainan dan kegembiraan, tetapi tetap berakar pada makna budaya Bhutan. Dan bagi wisatawan, Bathing Carnival 2026 menawarkan satu alasan tambahan untuk melihat Bhutan dari perspektif yang berbeda—bukan hanya sebagai negeri pegunungan dan spiritualitas, tetapi juga sebagai destinasi yang terus menemukan cara baru untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan alamnya. (SOE| Foto: Dok. Bhutan)

Bathing Carnival BhutanBathing Carnival Bhutan 2026BCB 2026budaya Bhutandestinasi wisata Bhutanfestival air Bhutanfestival Bhutan 2026PemaGatshel BhutanTelung Bhutanwisata Bhutanwisata Bhutan bagian timur
WhatsAppFacebookX TwitterPinterest
Related posts

B/ACTIVE Buttonscarves: Ketika Activewear Tak Lagi Hanya untuk Berolahraga

September 28, 2026
Popular categories
  • What's On337
  • Headline106
  • Lifestyle98
  • Business95
  • Fashion89
  • Health74
  • Beauty68
  • Profile18
  • Uncategorized5
  • Events3

B/ACTIVE Buttonscarves: Ketika Activewear Tak Lagi Hanya untuk Berolahraga

September 28, 2026

Geely Rayakan 10.000+ Konsumen dengan Quality Time Bersama Chef Devina Hermawan

September 28, 2026

Dalam Suka dan Dusta, iQIYI Bongkar Kehidupan di Balik Citra “Couple Goals”

September 27, 2026

Geng Cendol Bukan Cuma Arisan, Ada Facial Bareng di Rumah Ayu Dewi

September 26, 2026

Primaya Fair 2026 Dorong Peran Rumah Sakit dari Hospital Care ke Healthcare dan Medical Tourism

September 25, 2026

B/ACTIVE Buttonscarves: Ketika Activewear Tak Lagi Hanya untuk Berolahraga

Mazda Tebarkan Pengalaman Berkendara Penuh Harmoni di GJAW 2024

ART SG Diadakan Kembali untuk Ketiga Kalinya Satukan Galeri-Galeri Terkemuka & Hadirkan Beragam Karya

Inovasi Terbaru Neutrogena untuk Minimalkan Kerutan Memanfaatkan Teknologi Retinol

UNIQLO and Anya Hindmarch Bersama Julie Estelle Suguhkan Signature Style Gaya Playful & Fresh

About Us Redaksi Cyber Media Guidelines Privacy & Policy Email
© 2025 ELMEDIORA